Ini Kendala Pengembangan Pariwisata Labuan Bajo

Jumat, 12 Januari 2018 | 20:32 WIB
Share Tweet Share

Bupati Manggarai Barat Agustinus CH Dula (kanan), berbincang-bincang dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman (Menkomar) Luhut Binsar Pandjaitan, usai rapat koordinasi di Kantor Kemenkomar, di Jakarta, Kamis (11/1/2018). [foto: istimewa]

[JAKARTA] Pemerintah pusat tak mau setengah hati dalam menggenjot industri pariwisata Labuan Bajo. Berbagai upaya terus dilakukan, agar Labuan Bajo menunjukkan wajahnya sebagai destinasi wisata kelas dunia.

Kamis (11/1/2018) buktinya, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman menggelar Rapat Koordinasi Pengembangan Labuan Bajo dalam rangka IMF-World Bank Annual Meeting 2018.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman (Menkomar) Luhut Binsar Pandjaitan, itu berlangsung di Kantor Kemenkomar, Jakarta.

Rapat koordinasi ini dihadiri Menteri Pariwisata Arief Yahya, Bupati Manggarai Barat Agustinus CH Dula, dan pejabat terkait.

Dalam rapat tersebut, dibahas berbagai macam kendala dan masalah dalam pengembangan Labuan Bajo sebagai salah satu destinasi wisata kelas dunia yang akan menjadi salah satu tujuan Paket Tour IMF-World Bank Annual Meeting 2018.

Menkomar dalam rapat itu bahkan secara khusus menginstruksikan kepada para Direktur atau Kepala Politeknik, agar membuka program-program studi Pariwisata untuk mendukung pengembangan Pariwisata.

Dalam rapat kali ini, Menkomar juga membeberkan masalah-masalah utama di Labuan Bajo. Di antaranya adalah akses (bandara, jalan, pelabuhan wisata & marina), sampah, air bersih, supply BBM, listrik, dan infrastruktur pendukung pariwisata seperti akomodasi (hotel, homestay, TIC, Souvenir Shops, dan lainnya), serta pelatihan SDM pariwisata.

"Semua masalah ini harus diselesaikan, karena Labuan Bajo akan dijadikan destinasi wisata kelas dunia sesuai perintah Presiden Joko Widodo," ujar Menkomar.

"Jika kita mengundang wisatawan, kita juga harus siap, harus memberikan kesan yang bagus," imbuhnya.

Tak sekedar membeberkan masalah, Menkomar bahkan juga menginstruksikan kepada semua Kementerian/ Lembaga, Pemda, BUMN, dan seluruh pihak terkait, agar dalam 2 minggu ke depan bertandang ke Labuan Bajo.

"Lihat masalah di saja, terima semua masukan-masukan, kemudian mencari solusi. Tanggal 30 Januari akan dilakukan rapat kembali sebagai tindak lanjut, untuk dilaporkan kepada Presiden," tegas Menkomar.

Editor: San Edison


Berita Terkait

Komentar