Pamit dari Gedung DPRD Bali, Tamba Apresiasi Khusus Pergub 97

Selasa, 20 Agustus 2019 | 22:32 WIB
Share Tweet Share

Nengah Tamba saat pamit dalam forum Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bali. [foto: humas dprd bali]

[DENPASAR, INDONESIAKORAN.COM] Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bali I Nengah Tamba, resmi pamitan dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bali, Selasa (20/8/2019).

Politikus Partai Demokrat asal Jembrana itu pamit dari gedung wakil rakyat, lantaran tidak terpilih kembali pada Pileg 2019 lalu. Ia pun menyudahi pengabdiannya selama dua periode menjadi anggota DPRD Provinsi Bali.

"Saya mohon izin pamit, dan saya minta maaf jika selama ini ada kesalahan baik sengaja atau tidak dalam kebersamaan kita di lembaga dewan ini," kata Tamba, usai membacakan laporan Pansus DPRD Provinsi Bali terkait pembahasan Ranperda Tentang Perubahan Atas Perda Provinsi Bali Nomor 16 Tahun 2009 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Bali Tahun 2009-2029.

Ia kemudian menyampaikan ucapan selamat kepada anggota dewan lainnya, yang kembali terpilih pada Pileg 2019.

"Selamat bertugas, semoga dalam mengemban amanah sebagai jembatan aspirasi masyarakat dengan baik," tuturnya.

Menariknya pada kesempatan yang sama, Tamba secara khusus mengapresiasi Gubernur Bali Wayan Koster terkait kehadiran Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai. Ia bahkan meminta seluruh peserta yang menghadiri Rapat Paripurna untuk memberikan standing aplaus kepada Gubernur Koster.

"Pergub ini sangat luar biasa. Pergub ini sudah dilaksanakan dengan sangat baik dan mendapat pujian dari banyak pihak. Jadi saya minta kita semua berdiri, kita beri standing aplaus untuk Pak Gubernur," ajak Tamba, yang diikuti seluruh peserta dan undangan yang menghadiri Rapat Paripurna.

Seperti diketahui, pada periode 2014-2019, Tamba dipercaya duduk sebagai Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bali. Sebelumnya pada periode 2009-2014, Tamba didaulat sebagai Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Provinsi Bali.

Pada Pileg 2019, Tamba yang tampil sebagai calon anggota DPRD Provinsi Bali nomor urut 1 Dapil Jembrana dari Partai Demokrat, memang mengoleksi suara tertinggi di internal. Sayangnya, akumulasi suara Partai Demokrat, tak cukup untuk mengantarkan kembali Tamba ke Gedung DPRD Provinsi Bali.

Selain Tamba, anggota Komisi I DPRD Provinsi Bali Ngakan Made Samudera, juga pamitan pada forum yang sama. Sebagaimana Tamba, Ngakan juga gagal lolos kembali sebagai anggota DPRD Provinsi Bali periode 2019-2024.

Politikus Partai Demokrat asal Klungkung itu pun resmi pamit dalam Rapat Paripurna terakhir DPRD Provinsi Bali periode 2014-2019 ini.

Selanjutnya, Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bali I Nyoman Parta, juga ikut pamit. Berbeda dengan Tamba dan Ngakan, Parta pamit untuk melanjutkan tugas sebagai wakil rakyat di Senayan.

Parta terpilih sebagai anggota DPR RI Dapil Bali dari PDIP pada Pileg 2019 lalu.

Terhadap para wakil rakyat yang tak lagi bertugas di Renon, Ketua DPRD Provinsi Bali I Nyoman Adi Wiryatama menyampaikan ucapan terima kasih atas pengabdian selama lima tahun terakhir.

"Terima kasih atas pengabdian teman - teman. Selamat kembali ke keluarga, dan jaga kesehatan," kata Adi Wiryatama.

Editor: San Edison


Berita Terkait

Komentar