Umumkan Hasil Pemilu Secara Digital

Selasa, 02 Juni 2020 | 15:01 WIB
Share Tweet Share

Nyoman Tirtawan (Foto: Istimewa)

[BALI]- Mantan Anggota DPRD Propinsi Bali, Nyoman Tirtawan mengusulkan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan KPU Daerah (KPUD) supaya ke depannya wajib mengumumkan secara digital hasil perolehan pemungutan suara setelah proses pemungutan di TPS berakhir. 

"Sifatnya pun final dan sah karena penyelenggara pemilu dan peserta pemilu dengan masing-masing saksinya sudah memberikan tanda tangan serta sudah ada rekam digital sebagai bukti. Kecuali ada pemungutan suara ulang," ujar Nyoman kepada wartawan, Selasa (2/6/2020). 

Hal tersebut kata Nyoman bukan tanpa alasan. Menurut Nyoman, cara tersebut untuk menghentikan mafia suara seperti kasus anggota KPU RI, Wahyu Setiawan.

"Hasil pemungutan suara di TPS bersifat final dan sah karena pemungutan suara sudah berakhir serta sudah ditandatangani oleh penyelenggara pemilu dan saksi-saksi peserta pemilu," tegasnya.  

Lanjut Nyoman, penyelenggaraan Pemilu menggunakan anggaran IT dengan tujuan agar pemilu LUBER dan JURDIL betul-betul memotong dan atau menghentikan permainan curang.

"KPU/D wajib memberikan salinan hasil pemungutan suara kepada semua peserta pemilu untuk menghentikan permainan kotor atau konspirasi antara penyelenggara pemilu dan peserta pemilu (bukti kongkrit kasus Wahyu Setiawan)," katanya. 

Nyoman pun yakin, cara tersebut bisa menghilangkan konflik atau perselisihan perolehan suara antar caleg dan atau antar partai.

"Pemilu lebih irit- efektif-efisien. Kerja penyelenggara Pemilu tidak bertele- tele sampai menelan korban jiwa," tukasnya. 

Editor: Odorikus


Berita Terkait

Komentar