Mulyanto Bagikan Paket Penanggulangan Pesebaran Virus Corona

Rabu, 25 Maret 2020 | 12:22 WIB
Share Tweet Share

mulyanto

[JAKARTA, INDONESIAKORAN.COM]-- Membantu penanggulangan penyebaran virus Corona (Covid-19) khususnya di Serpong, wakil rakyat Dapil III Provinsi Banten, Dr H Mulyanto membagikan paket berisi satu unit plasma ozon yang berguna untuk memproduksi disinfektan, 10 unit penyemprot cairan disinfektan, 10 paket didinfektan dan 1.000 handsanitizer.

Paket-paket tersebut disalurkan melalui Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera (DPD PKS) Kota Tangerang Selatan di Serpong, Selasa (24/3). Paket bantuan diserahkan Mulyanto kepada Sekretaris DPD PKS Tangerang Selatan, Joko Ari disaksikan ketua-ketua DPC PKS se-Kota Tangerang Selatan.

Paket bakal digunakan di masing-masing kecamatan untuk membersihkan lingkungan dari persebaran virus Corona. Laporan Dinas Kesehatan, Kota Tangerang Selatan ditetapkan sebagai zona merah persebaran virus Corona. Karena itu, selayaknya kita bekerjasama mengatasi masalah ini.

Masyarakat harus berperan aktif membantu petugas mengurangi resiko persebaran virus corona di lingkungan masing-masing. "Untuk menunjang kegiatan tersebut, saya coba membantu menyiapkan perlengkapan yang dibutuhkan. Semoga bantuan kecil ini bisa bermanfaat buat masyarakat yang membutuhkan," ungkap Mulyanto dalam keterangan tertulis melalui WhatsApp (WA) kepada Indonesiakoran.com, Rabu (25/3) siang.

Wakil Ketua Fraksi PKS DPR RI tersebut menambahkan, bantuan serupa tidak hanya diberikan untuk Kota Tangerang Selatan tetapi juga buat Kota dan Kabupaten Tangerang yang menjadi daerah pemilihan Mulyanto. Anggota Komisi VII DPR RI ini mengupayakan pendistribusian bantuan dilakukan secara cepat dan tepat sasaran, mengingat persebaran virus corona di lingkungan masayarakat juga begitu cepat.

"Selain pemberian paket bantuan, kami juga mengimbau masyarakat untuk membatasi diri keluar rumah. Jika tidak ada keperluan yang penting dan mendesak sebaiknya masyarakat diam di rumah untuk menghindari terkontaminasi virus yang berbahaya itu," demikian Dr H Mulyanto M.Eng. [A/3]

Editor: Akhir Tanjung

Tag:

Berita Terkait

Komentar