DPR Minta Kemenlu Desak PBB Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

Selasa, 19 November 2019 | 12:46 WIB
Share Tweet Share

gaza

[JAKARTA, INDONESIAKORAN.COM]-- Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Abdul Kharis Almasyhari mengutuk serangan militer Zionis Israel yang kembali digencarkan ke Gaza, Palestina. Serangan itu menelan korban jiwa puluhan perempuan dan anak-anak yang tidak berdosa.

“Saya sebagai Wakil Ketua Komisi 1 DPR RI mengutuk kebiadaban Israel terhadap rakyat Palestina di Gaza dan Tepi Barat. Kebiadaban Israel tidak dapat dibenarkan termasuk dengan membombardir Gaza yang membunuh anak-anak, perempuan tak berdosa termasuk mematikan aliran listrik di Rumah Sakit di Tepi Barat yang mengancam hidup pasien. Israel biadab," kata Kharis di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (19/11).

Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza sebagaimana diberitakan sejumlah media mengonfirmasi 32 warga sipil, termasuk wanita dan anak-anak gugur akibat serangan militer zionis tersebut.

Pasukan Militer Israel (IDF) berdalih, mengebom target Palestinian Islamic Jihad (PIJ) termasuk markas militer Hamas di Khan Younis dan pabrik senjata yang justru menjadikan Rakyat Sipil Palestina sebagai korban kebiadaban Zionis.

Karena kebiadaban tentara zionis Israel tersebut,
Kharis meminta Kementerian Luar Negeri RI mengajukan protes ke PBB terkait langkah militer Israel tersebut. "Kita sebagai negara anggota PBB dan juga anggota tidak tetap Dewan Keamanan (DK) PBB bisa mengirimkan nota protes ke PBB," kata politisi senior Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut.

Sebagai negara dengan penduduk mayoritas Islam, lanjut wakil rakyat dari Dapil Jawa Tengah tersebut, kita minta PBB agar melindungi Rakyat Palestina dari kesewenangan rezim Zionis penjajah tersebut.

"Bahkan bila perlu, PBB mengirimkan pasukan perdamaian kesana karena resolusi PBB itu memungkinkan agar tidak muncul kembali upaya Zionis membunuhi Rakyat Palestina” jelas Kharis yang merupakan legislator asal Solo itu.

Sebagai wakil rakyat yang perduli terhadap Palestina, dia meminta agar Pemerintah perlu melakukan penggalangan dana bantuan untuk meringankan beban korban serangan Israel dan menghimbau masyarakat Indonesia untk memberi bantuan material dan spiritual kepada korban serangan Israel ini melalui lembaga resmi.

“Selain itu amanah konstitusi, memperjuangkan kemerdekaan Palestina perlu langkah bersama menggalang solidaritas sebagai Rakyat Indonesia kita harus membantu meringankan dan dengan segala daya upaya kita untuk menolong Rakyat Palestina baik material maupun moril, Pemerintah Indonesia bahu membahu bersama Rakyat Indonesia salurkan bantuan untuk Rakyat Palestina," demikian Abdul Kharis Almasyhari. [A/3]

Editor: Akhir Tanjung

Tag:

Berita Terkait

Komentar