DPD RI Ajak Su Yifan Atasi Sampah Plastik dan Polusi

Rabu, 06 November 2019 | 19:39 WIB
Share Tweet Share

nono

[JAKARTA, INDONESIAKORAN.COM]-- Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Nono Sampono ajak China kerjasama dalam pengelolaan lingkungan khususnya polusi dan sampah plastik.

"Konsumsi plastik yang sangat tinggi dan polusi udara di kedua negara menjadi persoalan kritis yang perlu untuk segera ditangani bersama," ungkap Nono ketika menerima kunjungan delegasi lembaga perwakilan Provinsi Guangdong dipimpin Direktur Jenderal Komite Perlindungan Lingkungan dan Sumberdaya Prov Guangdong, Su Yifan di Ruang Delegasi Pimpinan DPD RI, Nusantara III, Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (6/11).

Dikatakan senator dari Provinsi Maluku ini, sampah plastik permasalahan yang belum dapat diatasi baik di Indonesia maupun di China. Masalah sampah plastik secara nasional belum dapat diatasi dengan baik meski sudah terdapat program pengelolaan yang diterapkan secara massif.

“Khususnya sampah, ini penting bukan hanya sekedar plastik. Indonesia sudah mulai mengurangi penggunaan plastik untuk gelas. Tidak lagi plastik tapi kaca. Kita tau China juga sedang melakukan upaya itu. Kita nanti belajar juga ke China,” ujar Nono.

Lebih jauh dikatakan, perlu ada solusi terhadap persoalan sampah dan polusi karena bumi harus dijaga habitatnya agar tidak mewariskan kondisi alam yang mengenaskan kepada generasi mendatang.

“China dan Indonesia sama-sama negara tertinggi untuk tingkat polusinya. Kita harus pikirkan bersama solusinya seperti apa, sama-sama belajar supaya kelak tidak menjadi bermasalah untuk anak cucu,” tambah Purnawirawan TNI AL ini.

Sedangkan Su Yifan menjelaskan, kedatangannya ke DPD RI dalam rangka kunjungan kerjasama antar parlemen. China dan Indonesia merupakan negara berkembang dengan jumlah penduduk yang besar dan memiliki persoalan lingkungan tidak jauh berbeda yaitu tingkat polusi dan sampah yang belum tertangani dengan baik.

Untuk itu, Su Yifan berharap China dapat belajar dari Indonesia tentang penanganan masalah sampah plastik termasuk meminimalisir dampak buruk terhadap lingkungan. [A/3]

Editor: Akhir Tanjung

Tag:

Berita Terkait

Komentar