Diminta Jadi Cagub, Ahok: Banyak Orang NTT yang Mampu!

Selasa, 13 Agustus 2019 | 20:21 WIB
Share Tweet Share

Ahok didampingi Ketua DPD PDIP Provinsi NTT Emi Nomleni dan jajaran disambut dengan Tarian Kataga di depan Kantor DPD PDIP Provinsi NTT. [foto: indonesiakoran.com/laurens lt]

[KUPANG, INDONESIAKORAN.COM] Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok berkesempatan berdialog dengan warga Nusa Tenggara Timur (NTT) di halaman Kantor DPD PDIP Provinsi NTT, di Kupang, Selasa (13/8/2019).

Dalam dialog yang dipandu oleh anggota DPR RI terpilih Yohanis Fransiskus Lema atau lebih dikenal dengan Ansy Lema, itu Ketua Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Provinsi NTT Ana Waha Kolin melontarkan permintaan khusus kepada Ahok.

Tak tanggung - tanggung, politikus PKB ini mengajak mantan bupati Belitung Timur itu agar mau menjadi calon gubernur (Cagub) NTT pada Pilgub 2024. Ia beralasan, Ahok adalah figur yang memiliki integritas dan sosok pemimpin yang mumpuni.

"Selaku Ketua Kaukus Perempuan Politik Indonesia Provinsi NTT, saya mengajak Pak Ahok untuk maju mencalonkan diri menjadi gubernur NTT pada tahun 2024 yang akan datang," kata An Kolin, saat diberi kesempatan untuk berbicara oleh moderator dialog Ansi Lema.

Menanggapi permintaan tersebut, Ahok menegaskan, tidak mungkin dirinya maju menjadi calon gubernur NTT. Salah satu alasannya, ia tidak menguasai wilayah NTT.

"Semoga di NTT akan muncul Ahok-Ahok baru dan NTT memiki banyak orang," ucapnya.

"Ada banyak orang NTT yang mampu menjadi gubernur NTT. Dan saya harapkan agar Ibu Emi Nomleni jadi Ketua DPRD NTT," imbuh Ahok, yang mengaku akan bertemu Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, karena keduanya bersahabat baik.

Reporter: Laurens LT

Editor: San Edison


Berita Terkait

Komentar