Wayan Muntra: Darah Saya "Kuning"

Selasa, 11 Juni 2019 | 11:19 WIB
Share Tweet Share

I Wayan Muntra. [foto: indonesiakoran.com/san edison]

[DENPASAR, INDONESIAKORAN.COM] Kisruh di internal Partai Golkar Bali, terus berlanjut. Situasi memanas terutama pasca pencopotan enam (6) Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten se-Bali oleh DPD Partai Golkar Provinsi Bali beberapa waktu lalu.

Dari enam ketua yang dicopot, satu di antaranya adalah Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Badung I Wayan Muntra. Muntra kemudian digantikan oleh Plt Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Badung I Wayan Suyasa.

Keputusan DPD Partai Golkar Provinsi Bali ini menuai reaksi keras Pengurus Kecamatan (PK) dan Pengurus Desa (PD) Partai Golkar se-Kabupaten Badung. Bahkan Minggu (9/6/2019) siang, para pengurus PK dan PD ini mendatangi Kantor DPD Partai Golkar Provinsi Bali di Jalan Surapati Denpasar.

Baca Juga:
Jika Ada Perintah, Muntra Siap Berdialog dengan Demer

Mereka menolak pencopotan Muntra sekaligus penunjukan Wayan Suyasa sebagai Plt Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Badung. Mereka juga mendesak DPD Partai Golkar Provinsi Bali untuk membatalkan keputusan tersebut, dengan mengembalikan Muntra ke posisinya.

Para pengurus PK dan PD Partai Golkar se-Badung ini pun akan mengajukan gugatan ke Mahkamah Partai Golkar terkait keputusan ini. Di samping itu, mereka mendorong agar Wayan Muntra dan Plt Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Bali Gde Sumarjaya Linggih, duduk bersama dan menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan.

Terhadap dinamika yang berkembang ini, Wayan Muntra mengaku memahami penolakan kader terkait pencopotan dirinya. Ia pun berharap, apa yang menjadi keinginan kader tersebut dapat diakomodir oleh DPD Partai Golkar Provinsi Bali, demi soliditas dan kebesaran partai ke depan.

Disinggung apabila keputusan terkait pencopotan dirinya ini jalan terus, Muntra mengatakan, dirinya tetap akan menjadi bagian dari Partai Golkar. Ia mengaku tidak akan ke mana - mana jika keputusan soal pencopotan dirinya tidak dicabut.

Begitu pula ketika Mahkamah Partai Golkar nantinya memutuskan dirinya bersalah dan tetap dicopot dari jabatan sebagai "nahkoda beringin" Badung, Muntra menegaskan, dirinya tak akan hengkang ke partai lain.

Baca Juga:
Demer Buka Ruang Dialog dengan Muntra, SK Plt Bisa Dicabut

"Saya ini orang Golkar. Darah saya 'kuning'. Saya tidak akan ke mana - mana, jika memang saya tetap dicopot dari jabatan ketua. Saya tetap sebagai kader dan menekuni profesi saya sebagai Notaris," kata Muntra, di Denpasar, Senin (10/6/2019).

Menurut dia, sejak awal dirinya berkomitmen membesarkan Partai Golkar. Karena itu, ia tetap mempertimbangkan soliditas Partai Golkar, khususnya di Badung. Ke depan pun, Muntra tetap berkomitmen membesarkan Partai Golkar.

"Komitmen saya jelas, membesarkan Partai Golkar ke depan. Dan selama ini saya sudah berusaha melakukan itu, meski belum maksimal, karena memang kondisi di Badung yang sama-sama kita tahu," tandas Muntra.

Editor: San Edison


Berita Terkait

Komentar