MK Terima 228 Berkas Gugatan Sengketa Pileg, 1 Dari Bali

Jumat, 24 Mei 2019 | 14:17 WIB
Share Tweet Share

Ilustrasi

[JAKARTA, INDONESIAKORAN.COM] Mahkamah Konstitusi (MK) menerima 228 berkas permohonan gugatan sengketa Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019. Rinciannya, 219 permohonan sengketa Pemilihan DPR RI dan DPRD, serta sisanya 9 permohonan sengketa Pemilihan DPD RI.

Jumlah permohonan sengketa ini kemungkinan masih akan bertambah. Sebab, MK belum menerima semua berkas permohonan yang telah mengambil Nomor Urut Pendaftaran Perkara (NUPP) sebelum Pukul 01.46 WIB.

Jurubicara MK Fajar Laksono, di Jakarta, Jumat (24/5/2019), menyebut, MK sempat menghentikan pelayanan penerimaan berkas gugatan sengketa Pemilu untuk istirahat sahur. Namun pelayanan kembali dimulai pada Pukul 08.00 pagi.

Dengan demikian, permohonan gugatan sengketa Pemilu 2019 masih akan terus bertambah. Apalagi pemohon yang telah mengambil NUPP, masih diberikan waktu akan menyerahkan berkas permohonan ke MK.

"Jadi, jumlah permohonan yang diajukan itu, sangat mungkin bertambah," kata Fajar, seperti dilansir detikcom.

Sementara itu, berdasarkan data di mkri.id, Jawa Barat tercatat paling banyak mengajukan permohonan gugatan sengketa Pemilihan DPR RI/ DPRD, yakni 17 permohonan. Sementara Bali, hanya tercatat 1 permohonan gugatan.

Berikut data sementara jumlah permohonan gugatan sengketa Pemilihan DPR RI/ DPRD ke MK:
1. Jawa Barat: 17
2. Jawa Timur: 14
3. Sumatera Utara: 14
4. Papua: 14
5. Sumatera Selatan: 12
6. Sulawesi Tenggara: 9
7. Jawa Tengah: 9
8. Aceh: 9
9. Maluku: 8
10. Papua Barat : 8
11. Riau: 7
12. Banten: 7
13. Sulawesi Selatan: 7
14. Maluku Utara: 6
15. Sulawesi Utara: 6
16. NTB: 5
17. Sulawesi Tengah: 5
18. Sumatera Barat: 4
19. Sulawesi Barat: 4
20. Kepulauan Riau : 4
21. Jambi : 4
22. DKI Jakarta: 4
23. Kalimantan Barat: 4
24. NTT: 3
25. Kalimantan Selatan: 2
26. Kalimantan Timur: 2
27. Gorontalo: 2
28. Kepulauan Babel: 2
29. Lampung: 2
30. Bengkulu: 1
31. DIY Yogyakarta: 1
32. Kalimantan Tengah: 1
33. Bali: 1

Editor: San Edison


Berita Terkait

Politik

Ogah Nyaleg di Bali, Putu Artha Pilih Sulteng

Minggu, 04 Juni 2017
Politik

Yusril Tegaskan Siap Jadi Capres

Kamis, 22 Juni 2017

Komentar