KPU Sahkan Rekap Provinsi Bali, Jokowi-Amin Menang Besar

Jumat, 10 Mei 2019 | 20:45 WIB
Share Tweet Share

Ketua KPU Bali I Dewa Gede Agung Lidartawan (dua dari kiri) bersama anggota KPU Bali Gede John Darmawan, saat Rekapitulasi Penghitungan Suara Nasional Pemilu 2019 di Gedung KPU, Jakarta. [foto: istimewa]

[JAKARTA, INDONESIAKORAN.COM] Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menggelar Rekapitulasi Penghitungan Suara Nasional Pemilu 2019 di Gedung KPU, Jakarta, Jumat (10/5/2019).

Pada kesempatan tersebut, KPU bersama Bawaslu dan saksi dari Tim Kampanye Nasional (TKN) 01 Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin (Jokowi-Amin), Badan Pemenangan Nasional (BPN) 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga S Uno (Prabowo-Sandi) serta saksi partai politik, mengesahkan rekapitulasi suara Pemilu 2019 untuk rekap dari Provinsi Bali yang mendapat kesempatan pertama direkap.

Dari hasil rekap, pasangan Jokowi-Amin menang besar di Pulau Dewata. Jokowi-Amin meraih 2.351.057 suara sedangkan Prabowo-Sandi hanya meraih 213.415 suara. Sebanyak 2.564.472 sah dan surat suara tidak sah sebanyak 52.338 suara.

Usai rekap dilakukan, BPN secara khusus menyoroti dua hal terkait pelaksanaan Pemilu di Bali.

Pertama, terkait netralitas Gubernur Bali Wayan Koster yang mendukung Jokowi-Amin. Kedua, banyaknya surat suara tidak sah mencapai 52 ribu atau sekitar 2 persen dari keseluruhan surat suara.

Terhadap hal tersebut, KPU Bali dan Bawaslu Bali langsung memberikan penjelasan. Soal banyaknya surat suara tidak sah, disebutkan, karena adanya terjadi pemungutan suara ulang (PSU) Pilpres di dua tempat di Bali.

"Banyaknya surat suara tidak sah karena kami kemarin ada 2 PSU untuk Pilpres," papar Ketua KPU Bali I Dewa Gede Agung Lidartawan.

Soal netralitas Gubernur Bali, Ketua Bawaslu Bali Ketut Ariyani menjelaskan, pihaknya sudah melakukan penelusuran. Dalam penelusuran, tidak ditemukan adanya pelanggaran.

Setelah mendegar penjelaskan dari KPU dan Bawaslu Bali, BPN dapat menerima hasil Pemilu di Bali. Begitu juga dengan TKN. Keduanya ikut menandatangani hasil rekapitulasi suara.

"Bismillah, dengan ini kami nyatakan sah untuk hasil Pemilu di Bali," kata Komisioner KPU RI Hasyim Asy'ari.

Editor: San Edison


Berita Terkait

Politik

Ogah Nyaleg di Bali, Putu Artha Pilih Sulteng

Minggu, 04 Juni 2017
Politik

Yusril Tegaskan Siap Jadi Capres

Kamis, 22 Juni 2017

Komentar