Polda Bali: Semua TPS Rawan!

Rabu, 20 Februari 2019 | 11:40 WIB
Share Tweet Share

Direktur Intelkam Polda Bali Kombes Pol Drs Wahyu Suyitno bersama Ketua KPU Provinsi Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan, usai silaturahmi. [foto: indonesiakoran.com/ san edison]

[DENPASAR, INDONESIAKORAN.COM] Direktur Intelkam Polda Bali Kombes Pol Drs Wahyu Suyitno mengatakan, pihaknya sudah memetakan kerawanan jelang, saat dan setelah Pemilu 17 April 2019.

Pemetaan tersebut mengacu pada kerawanan Pilgub Bali 2018 lalu. Dari hasil pemetaan tersebut, diakuinya semua titik termasuk tempat pemungutan suara (TPS) di Bali masuk kategori rawan.

"Kita mengacu pada Pilgub Bali 2018. Yang jelas titik rawan ada. Tapi kita lihat situasi. Mana yang perlu diperkuat pengamanan. Kalau soal kerawanan paling banyak, semua (titik dan TPS) rawan. Kita ga boleh underestimate. Jangan sampai kita dininabobokan dengan bilang aman, ternyata ga aman," ujarnya, usai silaturahmi Polda Bali dengan komisioner KPU Provinsi Bali, di Kuliner Kampoeng Kepiting, Tuban, Kabupaten Badung, Bali, Selasa (19/2/2019).

Baca Juga:
Wujudkan Pemilu 2019 Berintegritas, Polda Bali Silaturahmi dengan KPU

Silaturahmi ini dilaksanakan dalam rangka mewujudkan Pemilu 2019 yang Jujur, adil dan berintegritas. Hadir dalam silaturahmi tersebut Direktur Intelkam Polda Bali Kombes Pol Drs Wahyu Suyitno, Kasubdit I Ditintelkam Polda Bali Kompol Ni Nyoman Wismawati, dan jajaran. Hadir pula Ketua KPU Provinsi Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan, anggota Gede John Darmawan dan Luh Putu Sri Widiastini.

Kombes Wahyu Suyitno mengatakan, menambahkan, masalah keamanan Pemilu tidak dapat diukur dengan satu indikator.

"Aman atau tidaknya Pemilu, tidak bisa dilihat dari satu sisi. Tapi harus juga perhatikan sisi geografis, demofrafis, sumber daya alam, dan lainnya. Kalau geografis misalnya, mungkin saja ada gempa bumi, tsunami, gunung meletus, dan sebagainya," tegas Kombes Wahyu Suyitno.

Polda Bali, imbuh Kombes Wahyu Suyitno, terus menginventarisir persoalan keamanan di lapangan yang dimungkinkan akan mengganggu persiapan dan pelaksanaan Pemilu Serentak 2019.

"Kita inventarisasi persoalan. Apapun itu, kita selalu koordinasi dengan KPU, juga dengan Bawaslu dan pihak terkait lainnya. Kalau ada kendala yang kita inventarisir, kita sampaikan," ucapnya.

Editor: San Edison


Berita Terkait

Komentar