Jaga Taksu Bali, Togar Situmorang Sinergi dengan KERIS

Minggu, 19 Agustus 2018 | 21:22 WIB
Share Tweet Share

Calon anggota DPD RI, I Ketut Putra Ismaya Jaya (KERIS) bersama calon anggota DPRD Provinsi Bali Togar Situmorang. [foto: indonesiakoran.com/ san edison]

[KUTA, INDONESIAKORAN.COM] Advokat kawakan Bali, Togar Situmorang, merayakan hari ulang tahun di sebuah rumah makan di kawasan Kuta, Sabtu (18/8/2018) malam.

Hadir pada kesempatan tersebut sejumlah tokoh masyarakat Bali termasuk kolega pengacara berdarah Batak itu. Satu di antaranya adalah I Ketut Putra Ismaya Jaya, yang belakangan populer dengan sapaan "KERIS".

Di sela-sela acara tersebut, KERIS yang pada Pileg 2019 tampil sebagai calon anggota DPD RI dan Togar Situmorang yang akan bertarung sebagai calon anggota DPRD Provinsi Bali Dapil Kota Denpasar, bersepakat untuk bersinergi dalam perjuangan mengabdi untuk Bali.

Keduanya berkomitmen bersama-sama menjaga Taksu Bali. Selain itu, apabila dipercaya sebagai wakil rakyat, keduanya berkomitmen untuk ngayah melayani masyarakat dan bukan untuk dilayani.

Baca Juga:
Indonesia Belum Merdeka Seutuhnya, Togar Situmorang: Bali Pasti Bisa!

"Saya dengan Bang Togar akan turun bersama-sama di masyarakat, bersinergi berjuang untuk menjaga Bali," ujar KERIS, yang juga Sekjen Ormas Laskar Bali.

KERIS dan Togar Situmorang sudah lama bersahabat dan sama-sama berjuang membantu masyarakat Bali yang mendapatkan ketidakadilan dalam penegakan hukum.

Dengan Ormas Laskar Bali, KERIS kerap turun ke jalan dan mengawal penegakan kasus hukum yang tidak berpihak pada masyarakat kecil.

Begitu pula Togar Situmorang, dikenal sebagai advokat yang peduli pada masyarakat kecil. Ia dengan tangan terbuka berdasarkan panggilan hati nurani serta iklas mendampingi proses hukum masyarakat kecil tanpa dibayar sepersen pun.

Contohnya, kedua tokoh ini bersinergi memperjuangkan keadilan dalam kasus eksekusi paksa rumah di Jalan Seroja, Denpasar, belum lama ini.

"Kami sering bersinergi mengawal kasus hukum yang tidak berpihak pada masyarakat kecil. Istilahnya, kami tidak makan darah. Tapi memberi darah. Apalagi Bang Togar, membantu orang tanpa melihat uang. Beliau juga mendukung berbagai misi sosial kami," beber KERIS.

Baca Juga:
Togar Situmorang Usulkan "Sumpah Cor" Bagi Calon Pejabat, Kenapa?

Hal senada disampaikan Togar Situmorang. "Panglima hukum" pasangan Mantra-Kerta di Pilgub Bali 2018 ini, menegaskan, ia dan KERIS punya kesamaan nafas perjuangan ngayah untuk Bali, untuk melayani rakyat bukan dilayani.

Baginya, ia dan KERIS bisa saling mengisi dan menguatkan perjuangan ke depan, karena sudah sejak lama dilakukan.

"Saya senang bisa dapat dukungan Pak Ismaya, orang Bali asli yang komitmen dan konsisten menjaga taksu Bali. Kami juga sering sama-sama ngayah untuk masyarakat kurang mampu," beber Togar Situmorang, yang mendapatkan nomor urut 7 Dapil Kota dari Partai Golkar.

Baca Juga:
Togar Situmorang Optimis Melenggang Mulus ke DPRD Bali, Karena Ini

Sebagai bentuk keseriusannya berjuang dan mengabdi untuk masyarakat Bali, Togar Situmorang telah berkomitmen membuat pakta integritas. Pertama, melaksanakan program visi-misi yang telah disampaikan. Kedua, berjuang dan melayani masyarakat kecil.

Ketiga, mengawasi dan mengawal realisasi APBD Provinsi Bali serta dana bansos untuk seluruh masyarakat. Keempat, mengawal aspirasi hukum masyarakat kecil yang tertindas dan mengalami ketidakadilan penegakan hukum. Kelima, menguatkan eksistensi LPD (Lembaga Perkreditan Desa) untuk ajeg Bali.

"Apabila saya tidak melakukan dan atau melaksanakan pakta integritas ini, maka saya siap mundur sebagai anggota legislatif di DPRD Bali," pungkas Togar Situmorang.

Editor: San Edison


Berita Terkait

Komentar