Deklarasi di Gedung Joang, Jokowi: 4 Tahun Kerja Ini Bukti Bukan Fiksi

Jumat, 10 Agustus 2018 | 10:48 WIB
Share Tweet Share

Jokowi dan Ma'ruf Amin, di Gedung Joang 45, Menteng, Jakarta Pusat. [foto: istimewa]

[JAKARTA, INDONESIAKORAN.COM] Pasangan Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin, memilih menggelar deklarasi sebagai Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden (Capres-Cawapres), di Gedung Joang 45 sebelum mendaftar ke KPU, Jumat (10/8/2018).

"Di pagi yang cerah ini saya beserta Bapak Prof KH Ma'ruf Amin, dari Gedung Joang 45 akan mendaftarkan diri menuju ke KPU," kata Jokowi, dalam pidatonya di hadapan para pendukung di Gedung Joang 45, Menteng, Jakarta Pusat.

"Di masa lalu, Gedung Joang ini adalah tempat di mana para pejuang-pejuang politik kita, Bung Karno, Bung Hatta, Adam Malik, semuanya digembleng dari sisi politiknya," imbuhnya.

Gedung Joang, lanjut Jokowi, mewakili semangat para kaum muda di kala itu untuk merebut kemerdekaan Indonesia. Dengan alasan itu pula, Gedung Joang dinilai menjadi pemantik semangat untuk mengawali perjuangannya pada Pilpres 2019.

"Gedung Joang 45 ini mewakili semangat perjuangan para pemuda yang menyala untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Gedung Joang kita pilih sebagai titik awal untuk memulai perjuangan ,untuk memenuhi dan mengisi kemerdekaan yang diperjuangan pahlawan kita," tandas Jokowi.

Baca Juga:
Ma‘ruf Amin Dipilih Jokowi Jadi Cawapres

Jokowi kemudian berbicara tentang perjalanannya memimpin Indonesia selama empat tahun. Dia berharap, masyarakat bisa kembali memilihnya untuk melanjutkan program kerjanya.

"Perjalanan kami berdua disertai seluruh partai pendukung, pengusung, relawan untuk mengawali perjalanan 4 tahun yang lalu, perjalanan menuju Indonesia maju. Dalam 4 tahun ini, Yang Maha Kuasa telah meletakkan pondasinya yang kokoh agar dapat bergerak, bahagia lebih cepat, bergerak lebih cepat di masa depan," ucapnya.

"Apa yang kita kerjakan 4 tahun ini bukti, bukan fiksi. Perlu disambung, diteruskan, dilanjutkan. Semoga Allah SWT meridhoi kita untuk reformasi Indonesia menjadi negara yang maju," lanjut Jokowi.

Ia juga menyampaikan, bahwa dirinya ingin mewujudkan keadilan sosial. Dengan menggandeng Ma'ruf Amin, ia berkeinginan agar seluruh masyarakat Indonesia maju dan berdaulat. 

"Bersama Prof KH Ma'ruf Amin, saya ingin menjadikan Indonesia maju, berdaulat dan mandiri. Kita ingin meneruskan apa yang telah dikerjakan 4 tahun lalu," tegasnya.

Editor: San Edison


Berita Terkait

Komentar