Pasemetonan Puri se-Buleleng Titip Tujuh Pokok Pikiran kepada Koster

Rabu, 13 Juni 2018 | 17:32 WIB
Share Tweet Share

Calon Gubernur Bali Nomor Urut 1, Wayan Koster, saat diterima di Puri Kanginan, Kota Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali, Selasa (12/6/2018). [foto: istimewa]

[DENPASAR] Selain memberikan dukungan dan doa restu, Pesemetonan Puri se-Buleleng juga menitipkan 7 pokok pikiran aspirasi kepada Calon Gubernur Bali Nomor Urut 1, Wayan Koster.

Pokok-pokok pikiran yang menjadi aspirasi Pesemetonan Puri se-Buleleng itu disampaikan saat Koster bersama tim, menggelar tatap muka di Puri Kanginan, Kota Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali, Selasa (12/6/2018).

Tokoh Perwakilan Pesemetonan Puri se-Kabupaten Buleleng AA Ngurah Sudipta Panji, mengungkapkan, awalnya ada sekitar 150 aspirasi. Namun setelah dikerucutkan, akhirnya hanya tinggal menjadi 7 pokok pikiran.

"Kalau dari tujuh pokok pikiran itu diperas lagi menjadi satu, maka intinya akan menjadi pesaje (benar-benar atau sungguh-sungguh berkomitmen)," tuturnya.

Ketujuh pokok pikiran itu, di antaranya, pertama, menjadi gubernur-wakil gubernur yang berpijak pada nilai-nilai yang terkandung dalam Tri Hita Karana, yang bermakna keseimbangan di dalam membangun Bali secara keseluruhan.

Kedua, berintegritas tinggi, berjiwa besar dan bertanggungjawab sebagai figur penyelenggara birokrasi pemerintahan yang profesional belandaskan bakti.

Ketiga, sebagai pemimpin yang mengayomi semua masyarakat lintas etnis dan agama. Keempat, mampu menjadi pemimpin yang membawa Bali mempunyai posisi tawar strategis di tingkat nasional dan internasional dengan berlandaskan budaya dan dharma.

Kelima, meletakkan dasar pola pembangunan One Insland Management. Keenam, meningkatkan kualitas SDM Bali agar mampu bersaing tinggi. Ketujuh, menjadi gubernur yang selalu berperilaku sederhana dan cepat tanggap terhadap kepentingan masyarakat.

Ngurah Sudipta Panji berharap, agar ketujuh pokok pikiran itu, yang adalah aspirasi sekaligus amanah dari Pasemetonan Puri se-Buleleng, agar mampu direalisasikan oleh Koster-Ace setelah terpilih nanti.

"Semoga nantinya pesaje. Atau Tidak boleh ragu-ragu atau harus serius atau berkomitmen," tegasnya.

Atas doa restu dan aspirasi sekaligus amanah dari Pesemetonan Puri se- Buleleng itu, Wayan Koster mengaku merasa sangat terharu. Ia pun mengucapkan terima kasih atas doa restu yang telah diberikan.

"Terima kasih atas doa restu yang sudah diberikan oleh para penglingsir dan manggala Puri se-Buleleng. Saya sangat bahagia dan terharu sekali," ungkapnya.

Sedangkan terkait 7 pokok pikiran dari Pasemetonan Puri se-Buleleng, menurut dia, sejalan dengan visi dan misi Koster-Ace yakni Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

Dalam konsep ini ada tiga hal pokok yang harus jadi pertimbangan dalam membangun Bali yakni alam Bali, manusia dan kebudayaan Bali.

"Maka pembangunan Bali ke depan akan dilakukan secara holistik (keseluruhan),” tegas Koster.

Editor: San Edison


Berita Terkait

Komentar