PAS: Coblos Nomor 1 Agar Buleleng Maju

Rabu, 13 Juni 2018 | 11:46 WIB
Share Tweet Share

Simakrama pasangan Koster-Ace dengan warga Desa Pakraman Banyuning, Kecamatan Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali, Selasa (12/6/2018). [foto: istimewa]

[DENPASAR] Dalam bidang pembangunan selama ini, Kabupaten Buleleng masih jauh tertinggal dibandingkan kabupaten/ kota lainnya di Bali.

Demikian dilontarkan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Buleleng, Putu Agus Suradnyana (PAS), saat simakrama pasangan Calon Gubernur-Wakil Gubernur Bali Nomor Urut 1, Wayan Koster-Tjok Oka Arta Ardana Sukawati (Koster-Ace), dengan warga Desa Pakraman Banyuning, Kecamatan Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali, Selasa (12/6/2018).

"Karena itu, mari kita satukan hati, satukan tekad, datang pada tanggal 27 Juni (2018) ke TPS, untuk memilih Koster-Ace. Coblos nomor 1 untuk kemajuan Buleleng ke depan," ajaknya, dalam simakrama yang berlangsung di Wantilan Pura Dalem Purwa, Desa Pakraman Banyuning, itu.

Menurut PAS, hanya Koster-Ace yang mampu membawa perubahan bagi Buleleng ke depannya. Alasannya,
Koster-Ace sudah sangat jelas mempunyai perencanaan dan program pembangunan untuk wilayah Buleleng.

Selain tentunya, Koster sendiri sebagai calon gubernur merupakan putra asli Buleleng.

"Jani be nindihin nyama gelah. Nyen buin kal tohin amen sing nyama pedidi," serunya, disambut riuh tepuk tangan warga yang hadir.

Selanjutnya, PAS membeberkan sejumlah perjuangan Koster selama tiga periode sebagai anggota DPR RI di Jakarta, untuk pembangunan Buleleng.

Misalnya, pembangunan SMK Negeri dihampir tiap kecamatan di Buleleng, Rumah Sakit Pratama, perbaikan kualitas RSUD Buleleng dan hotmix jalan-jalan desa.

"Kalau pembangunan wantilan jangan sudah dibilang. Seluruh Bali sudah 300-an yang dibantu. Khusus Buleleng, Pak Koster-lah yang memperjuangkan agar kita punya kampus besar seperti Undiksa (Universitas Pendidikan Ganesha) sehingga Buleleng layak disebut Kota Pendidikan," terangnya.

"Amen ane lenan mare kone. Amen Pak Koster mare ane seken-seken," imbuhnya, berseloroh.

Selain itu, lanjut PAS, hanya melalui pola 'Satu Jalur' yang dijalankan Koster-Ace yang mampu sebagai solusi percepatan pembangunan di Buleleng. Sebab dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Buleleng yang kecil, pola 'Satu Jalur' akan merealisasi percepatan pembangunan di Gumi Panji Sakti.

"Hanya 'Satu Jalur' solusinya. Nanti kita bisa dibantu oleh provinsi dan kabupaten seperti Badung, juga dari pusat yang Presidennya, Pak Jokowi, adalah kader PDI Perjuangan. Dan Pak Koster punya pergaulan luas di Jakarta, termasuk dengan Pak Jokowi. Karena beliau tahun 2014 (Pilpres) jadi Ketua Tim Sukses Jokowi-JK di Bali," pungkas PAS.

Editor: San Edison


Berita Terkait

Komentar