Unggul Jauh di Survei SMRC, Koster-Ace Sulit Dikejar Lawan

Selasa, 12 Juni 2018 | 12:38 WIB
Share Tweet Share

Deni Irvani, Direktur Riset Saiful Mujani Research & Consulting, merilis hasil survei Pilgub Bali 2018 periode 30 April sampai 6 Mei 2018, di Denpasar, Senin (11/6/2018). [foto: istimewa]

[DENPASAR] Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) mengadakan survei terkait Pilgub Bali 2018, periode 30 April hingga 6 Mei 2018.

Dari hasil survei tersebut, pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Nomor Urut 1, Wayan Koster dan Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Koster-Ace), unggul jauh dibanding pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Nomor Urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra dan Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta).

Dengan perolehan 48,3% suara, sementara Mantra-Kerta hanya meraup dukungan 26,9%, maka pasangan Koster-Ace tinggal menunggu waktu dilantik sebagai gubernur dan wakil gubernur Bali periode 2018-2023.

"Yang belum tahu, belum menentukan pilihan, sekitar 24,8%. Selisih dukungan kedua pasangan calon sekitar 21,4%," jelas Deni Irvani, Direktur Riset Saiful Mujani Research & Consulting, kepada wartawan, di Denpasar, Senin (11/6/2018).

Bila yang belum menentukan pilihan sebesar 24,8% dialokasikan secara proporsional, maka tingkat keterpilihan pasangan Koster-Ace menjadi sebesar 64,2% suara. Sedangkan pasangan Mantra-Kerta hanya kebagian 35,8% suara.

Dengan selisih mencapai 21,4%, mengindikasikan bahwa tingkat keterpilihan Koster-Ace sudah tidak bisa dikejar lagi oleh lawan dalam waktu satu bulan jelang masa kampanye berakhir tanggal 23 Juni 2018.

"Sebab secara empiris, perubahan tingkat keterpilihan pasangan calon maksimal 5%," ujar Deni.

Ia menambahkan, tingginya elektabilitas Koster-Ace, lantaran Koster lebih populer (dikenal oleh 88% warga) dibanding lawannya Rai Mantra (81%).

“Tingginya elektabilitas Wayan Koster juga didorong oleh besarnya dukungan dari massa pemilih PDI Perjuangan. Sementara PDI Perjuangan adalah partai dengan suara terbesar bila pemilu diadakan sekarang. Sentimen partai terlihat cukup kuat. Massa pemilih PDI Perjuangan cukup solid mendukung Koster-Ace,” bebernya.

Dalam survei ini, SMRC mengambil sampel 820 orang. Mereka adalah warga Negara Indonesia (WNI) di Provinsi Bali, yang sudah memiliki hak pilih.

Survei menggunakan metode multistage random sampling desa/ kelurahan di tingkat kecamatan, dipilih dengan jumlah proporsional, dan memiliki toleransi kesalahan (margin of error) sebesar lebih kurang 3,5% pada tingkat kepercayaan 95%.

Editor: San Edison


Berita Terkait

Politik

Survei: Mayoritas Rakyat Tolak HTI-ISIS

Senin, 05 Juni 2017
Politik

Survei: Rakyat Tolak Hak Angket KPK

Jumat, 16 Juni 2017

Komentar