Jelang Pilgub Bali, GPS Sambangi Sejumlah Tokoh

Minggu, 02 Juli 2017 | 16:57 WIB
Share Tweet Share

Gede Pasek Suardika (kanan) saat menemui I Gde Nyoman Sudiantara alias Punglik, salah satu dedengkot PDIP Bali. [foto: istimewa]

[DENPASAR] Nama Senator asal Bali I Gede Pasek Suardika (GPS), disebut-sebut masuk bursa kandidat pada Pilgub Bali 2018 mendatang.

Bahkan memanfaatkan cuti bersama Lebaran 2017, Ketua Badan Kehormatan DPD RI ini aktif bergerilya dan menyambangi sejumlah tokoh di Pulau Dewata.

"Benar saya keliling dan bangun komunikasi, mumpung libur cuti bersama," kata GPS, kepada indonesiakoran.com di Denpasar, Minggu (2/7/2017).

Tentang siapa saja tokoh yang sudah ditemui dan diajak berkomunikasi, ia enggan berkomentar banyak.

"Banyaklah. Saya ketemu tokoh-tokoh, baik yang di pusat maupun di desa-desa," ujarnya, singkat.

Sebelumnya, Sabtu (1/7/2017) sore, GPS menemui I Gde Nyoman Sudiantara alias Punglik, salah satu dedengkot PDIP Bali.

Keduanya serius membicarakan berbagai hal, termasuk suksesi kepemimpinan Bali 2018.

"Kita kan teman lama. Ngobrol-ngobrol berbagai hal, kebetulan sama-sama suka politik, ya kita bicarakan juga," paparnya, usai pertemuan tersebut.

Diakuinya, dalam kesempatan tersebut ia bersama Punglik juga membahas mengenai kriteria pemimpin Bali. Di antaranya, pemimpin Bali harus punya track record kinerja yang baik, memiliki pemahaman mengenai budaya Bali serta paham mengenai tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan.

Sementara Punglik, menyambut baik niat GPS masuk bursa pemilihan gubernur Bali. Apalagi, GPS adalah tokoh muda politik Bali yang vokal, cerdas dan punya mental petarung.

"Sebagai teman tentu saya mendukung langkah GPS. Seperti apa ke depannya, kan tergantung dinamika politik," tegas Punglik.

Hanya saja, Punglik mengingatkan GPS agar secara serius mempertimbangkan faksi-faksi politik yang bermain di Pilgub Bali. Apalagi diperkirakan pertarungan akan berlangsung sengit dengan munculnya berbagai figur.

"Sebagai teman tentu saya perlu memberi masukan agar tidak salah langkah," pungkas Punglik.

Editor: San Edison


Berita Terkait

Komentar