JK Bilang Hubungan dengan Presiden Baik

Selasa, 23 Mei 2017 | 18:45 WIB
Share Tweet Share

Joko Widodo dan Jusuf Kalla. [Istimewa]

[JAKARTA] Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) menepis isu yang mengatakan hubungannya dengan Presiden Joko Widodo merenggang akibat Pilkada DKI Jakarta.

Mantan Ketua Umum Partai Golkar itu menegaskan bahwa hubungannya dengan Presiden Jokowi baik-baik saja.

"Hubungan saya dengan presiden, seperti yang sudah disampaikan oleh menteri-menteri itu baik-baik saja," kata Jusuf Kalla di Jakarta, Selasa (23/5).

Untuk membuktikan hal tersebut, JK mengatakan bahwa pada Selasa (23/5), sudah sebanyak dua kali makan bersama Presiden Jokowi. Kemudian, sempat berbicara hanya empat mata selama empat jam di Istana Kepresidenan, Bogor.

"Jadi yang mempertanyakan itu Anda (media) semua, apalagi medsos (media sosial) semuanya ingin mempertentangkan. Ini kan karena pilkada kan," ungkapnya.

Jusuf Kalla menjelaskan bahwa terkait pilkada tidak pernah ada pembicaraan khusus antara dirinya dengan Presiden Jokowi. Apalagi, pembicaraan mengenai calon yang didukung, terutama terkait Pilkada DKI.

Karena itu, JK balik bertanya, bagaimana media dan medsos menyimpulkan bahwa dirinya dan Presiden Jokowi memiliki pilihan yang berbeda?

"Mengatakan berbeda. Kenapa tahu berbeda? Mungkin saja tidak berbeda kan? Kenapa semua mengatakan berbeda? Soal saya juga pada tahu, itu kan Pak Zulkifli yang buka itu. Lalu kenapa dibuka?” kata dia.

Sebelumnya, hubungan Presiden Jokowi dan Wapres JK dinilai tidak harmonis lantaran dinamika Pilkada DKI. JK disebut menikung karena ternyata mengusung Anies Baswedan sebagai cagub DKI dan dianggap bertentangan dengan pilihan Jokowi.

Tetapi, pihak Istana maupun sejumlah menteri telah membantah ketidakharmonisan tersebut. 

Kepala Biro Pers, Media, dan Informasi (BPMI) Sekretariat Presiden, Bey Machmudin mengegaskan bahwa kedua pemimpin negeri ini tersebut tetap berkoordinasi, meskipun keduanya berada di lokasi terpisah.

“Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla berkoordinasi untuk menjalankan tugas kenegaraan, termasuk ketika Presiden bertemu dengan tokoh-tokoh lintas agama, pada hari Selasa (16/5),” kata Bey melalui keterangan tertulis, pada Rabu (17/5).

Menteri Koordinator (Menko) Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan juga menegaskan bahwa hubungan Jokowi dan JK baik. 

Editor: Gusti


Berita Terkait

Komentar