Pelaksanaan APBD Rote Ndao Gunakan Perkada

Selasa, 14 Januari 2020 | 09:25 WIB
Share Tweet Share

Wakil Bupati Rote Ndao Stefanus M. Saek

[KUPANG, INDONESIAKORAN.COM] Pasca kegagalan penetapan APBD Tahun Anggaran 2020 oleh DPRD dan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, akhirnya setelah melakukan konsultasi di Pemerintahan Provinsi NTT disepakati penggunaan APBD tahun 2020 berlandaskan pada Peraturan Kepala Daerah (Perkada).

Ketua DPRD Kabupaten Rote Ndao Alfred Saudila usai melakukan konsultasi dengan Pemerintah Provinsi NTT kepada wartawan di Gedung Sasando Kantor Gubernur NTT, Senin (13/1/2020) menjelaskan, setelah terjadi kegagalan dalam penetapan APBD Rote Ndao maka DPRD dan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao melakukan konsultasi dengan mengusulkan ke pemerintah provinsi agar menyetujui penggunaan Perkada dalam menjalankan APBD.

"Pemerintah provinsi melihat setelah ada kegagalan pembahasan sehingga sudah pasti ada Perkada, dan itu Pemda Kabupaten Rote Ndao yang mengusulkan untuk menyetujui," katanya.

Wakil Bupati Rote Ndao Stefanus M. Saek mengatakan, semua tahapan sudah dilalui namun belum ada kesepakatan antara DPRD dan Pemerintah
"Apalagi karena tentang waktu yang mepet sehingga kita ke Provinsi dan hasilnya menggunakan Perkada," katanya.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Rote Ndao Paulus Henuk saat itu menjelaskan,

Dijelaskannya, akumulasi darobdeopmyabsejumlha anggaran dan itu di o mbahsan terkgair llau dilkaukna foting. Foting adah menunjukkan bahwa 18 orang menerima dan 13nya menolka.

Dia menjelaskan, ada sejumlah anggaran yang didrop karena belum mencapai kesepaktaan. "Ada sekitar lima item yang terjadi beda pendapat lalu didrop, dan itu sudah kita konsultasikan ke Provisni dan disetujui kita menggunakan Perkada," katanya.

Reporter: Laurens Lebu Tukan

Editor: Jefry


Berita Terkait

Komentar