Pemprov NTT Serahkan Dana Hibah Rp 500 Juta Untuk Seminari Mataloko

Selasa, 17 September 2019 | 11:34 WIB
Share Tweet Share

Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi ketika berbicara dalam perayaan HUT ke-90 Seminari Sabtu Yohanes Brekhmans Todabelu Mataloko, Kabupaten Ngada, Flores, NTT, Minggu (15/9/2019). [foto: biro humas setda ntt/valeri guru]

[KUPANG, INDONESIAKORAN.COM] Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyerahkan dana bantuan hibah senilai Rp 500 juta kepada Seminari Santu Yohanes Berkhmans Todabelu Mataloko, Kabupaten Ngada, Flores. Hibah diserahkan oleh Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi.

"Ini bantuan hibah dari Pemprov NTT untuk seminari ini," kata Nae Soi, saat menyerahkan bantuan hibah yang diterima langsung Preses Seminari Mataloko Romo Gabriel Idrus, di sela-sela perayaan saat menghadiri Misa Syukur Perayaan Hari Ulang Tahun ke-90 Seminari Mataloko, Minggu (15/9/2019), sebagaimana keterangan tertulis yang diterima indonesiakoran.com di Kupang, Selasa (17/9/2019).

Selain bantuan hibah untuk seminari, Nae Soi juga memberi bantuan kepada tiga sekolah, baik di Seminari Mataloko maupun sekolah di dekatnya.

"Bantuan ini sebagai wujud nyata perhatian dan kepedulian Pemprov NTT terhadap lembaga pendidikan yang mengemban misi mencerdaskan anak bangsa yang ada di Provinsi NTT," tandas Nae Soi.

Sementara itu Preses Seminari Mataloko Romo Gabriel Idrus menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah dan semua pihak, yang dengan caranya masing-masing peduli dan mengambil bagian dalam menyukseskan acara HUT ke-90. Ia juga secara khusus mengapresiasi panitia kerja yang dipimpin Bupati Ngada Paulus Soliwoa.

Adapun Vikjen Keuskupan Agung Ende Romo Cyrilus Lena dalam kotbah misa syukur mengatakan, dirinya merasa sangat kecil jika berhadapan dengan almamater yang merayakan 90 tahun.

"Ada yang hanya satu hari berada di seminari ini, tapi bangganya lebih dari yang tujuh tahun," tutur Romo Cyrilus.

"Itulah keilahian seminari yang tak dapat diukur dengan ratio dan ilmu pengetahuan. Hati Allah Bapa dalam kisah Injil perumpamaan anak yang hilang mengajarkan kepada kita, betapa cinta kasih Allah bagaikan samudera raya tak bertepi. Seminari ini senantiasa merangkul semua anak; baik yang hilang di luar rumah maupun yang hilang di dalam rumah," imbuhnya.

Reporter: Laurens Leba Tukan

Editor: San Edison


Berita Terkait

Komentar