Expo Alor, Satukan Budaya dan Ekonomi

Sabtu, 14 September 2019 | 19:36 WIB
Share Tweet Share

Bupati Alor, Drs Amon Djobo. [foto: istimewa]

[KUPANG, INDONESIAKORAN.COM] Pemerintah Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) akan menggelar Expo Alor 2019. Menurut rencana, even tahunan tersebut akan dilaksanakan tanggal 16-21 September mendatang.

Menurut Bupati Alor Drs Amon Djobo, ini merupakan Expo Alor yang ke-13 dilaksanakan. Even tersebut dipastikan akan menyatukan sektor pariwisata dan budaya dengan sektor ekonomi. Untuk hajatan rutin tersebut, masyarakat dari 17 kecamatan se-Kabupaten Alor akan dilibatkan secara aktif.

"Tahun ini akan dibuat bersamaan dengan Alor Karnaval tahun ke-5 dan akan melibatkan seluruh masyarakat Alor dari 17 kecamatan dalam pentas budaya dan seni serta wisata kuliner. Ada nilai tambah bagi masyarakat Alor. Ini pertemuan budaya dan ekonomi masyarakat Alor," jelas Amon, dalam wawancara melalui saluran telepon dari Alor, Jumat (14/9/2019).

Sesuai rencana, imbuhnya, Expo Alor 2019 akan dibuka oleh Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat. Bahkan pihaknya mengharapkan kehadiran Menteri Pariwisata RI.

"Kami juga sudah mengundang Menteri Pariwisata RI, semoga beliau berkesempatan untuk datang di Expo Alor," tutur bupati dua periode ini.

Transaksi Ekonomi Mencapai Rp 2 Miliar

Sementara itu Kepala Biro Humas dan Protokoler Setda Provinsi NTT Dr Marianus Jelamu menjelaskan bahwa dari pengalaman dan hasil evaluasi yang dilakukan setelah hajatan Expo Alor, diperkirakan jumlah transaksi para pelaku ekonomi dan masyarakat mencapai Rp 2 miliar lebih.

"Solidaritas saat seluruh masyarakat dipersatukan dalam satu even dan dipastikan bahwa ke depan, pariwisata bakal mendorong ekonomi NTT," tandasnya.

Ia menambahkan, banyak hal yang sudah mulai dibangun oleh gubernur NTT untuk membangun pariwisata di daerah kepulauan itu.

"Misalnya, ke depan pesawat Trans Nusa siap membuka penerbangan ke Darwin, Australia," ucapnya.

Festival Jelajah Pesona Kellaba Madja yang baru berlangsung di Sabu Raijua beberapa waktu lalu, lanjut dia, cukup membuat promosi wisata dan pengembagan kuliner lokal masyarakat. Begitupun dengan Expo Alor yang akan digelar kali ini, juga akan menciptakan hal serupa.

Ajang Promosi Produk Baru Alor

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTT Wayan Darmawa, menjelaskan, Expo Alor akan mempromosikan produk baru masyarakat Alor.

"Pertanian dan perikanan di Alor akan digunakan untuk mendukung pariwisata. Akan muncul wirausaha baru dan mulai 2020 harus ada tema menarik. Pola pendekatan kali ini beda dengan sebelumnya dengan memakai banyak tempat. Jadi tidak hanya satu tempat, tetapi berpindah - pindah tempatnya," jelas Wayan.

Mantan Kepala Bappeda Provinsi NTT ini menambahkan, saat ini NTT akan giat dengan pariwisata berbasis masyarakat. Hal ini pula yang dilakukan di Expo Alor, juga Festival Jelajah Pesona Kellaba Madja di Sabu Raijuasebelumnya.

Reporter: Laurens Leba Tukan

Editor: San Edison


Berita Terkait

Nusantara

Ini Penjelasan Pemprov NTT Terkait TdF

Rabu, 21 Juni 2017
Nusantara

DPD IPI NTT Gelar Musda Perdana

Jumat, 01 Februari 2019

Komentar