Festival Kalaba Madja, Merayu Pengusaha Melirik Sabu Raijua

Senin, 19 Agustus 2019 | 08:50 WIB
Share Tweet Share

Ilustrasi

[KUPANG, INDONESIAKORAN.COM] Festival Kalaba Madja, akan digelar di Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT), 9-12 September 2019 mendatang. Festival ini diselenggarakan sebagai ajang promosi wisata sekaligus momentum merayu pengusaha untuk melirik potensi ekonomi di wilayah itu.

"Target yang ingin dicapai dari festival ini adalah untuk memperkenalkan Sabu Raijua kepada masyarakat luas," kata Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kabupaten Sabu Raijua Petrus Tapobali, melalui saluran telepon dari Sabu Raijua, Minggu (18/8/2019).

"Selain itu, festival ini juga diharapkan mampu mendorong dunia usaha untuk melirik peluang usaha di bidang kuliner, perhotelan, transportasi dan dunia ekonomi kreatif di Sabu Raijua, termasuk tenun ikat Sabu Raijua yang sangat digemari," imbuhnya.

Dijelaskan, untuk festival yang berlangsung selama empat hari ini, akan diawali dengan penyambutan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat beserta rombongan di Bandara Tardamu Sabu Raijua, di hari pertama. Selanjutnya, Gubernur Laiskodat bersama rombongan diarak dari bandara menuju Kampung Megalitik Namata.

"Dari Namata, diarahkan ke Pantai Napae dengan pasukan berkuda. Setelah itu acara pembukaan festival yang didahului dengan parade kebudayaan dan penobatan," papar Tapobali.

Khusus penobatan, kata dia, khusus dilaksanakan untuk penobatan Gubernur
Laiskodat menjadi tokoh adat Mone Rai Hawu oleh Mone Ama dari lima wilayah adat di Kabupaten Sabu Raijua. Julie Sutrisno Laiskodat, istri gubernur NTT, juga akan dinobatkan sebagai Banni Raihawu oleh Bani Namata.

Masih pada hari pertama, demikian Tapobali, akan ada acara serimoni adat, Tari Haba Koorai dengan peserta 100 orang, jumpa pers serta galadiner yang dihibur dengan musik Kladik Haba Koorai dan Tari Hoko Due.

Pada hari kedua, festival akan diisi treking ke Pantai Kepo Desa Helapadji, Kecamatan Sabu Liae. Acara akan diwarnai dengan tampilan Tari Kenoto dan Tari Kuda Menari.

"Dilanjutkan ke Pantai Rae Nea, Desa, Loborui, Kecamatan Sabu Timur dengan suguhan Tari Waratada, Tari Delo, dan lomba dayung sampan," ujar Tapobali.

Pada hari ketiga, dilakukan treking ke Gua Mabala yang masuk API 2019. Selanjutnya ke Desa Adat Kujiratu dan Pantai Nyiwudu. Adapun pada hari keempat, dilakukan kunjungan ke objek wisata Kelaba Madja.

Reporter: Laurens LT

Editor: San Edison


Berita Terkait

Komentar