Bali Diguncang Gempa, Gubernur: Itu Pertanda Baik, Membawa Berkah

Kamis, 18 Juli 2019 | 11:07 WIB
Share Tweet Share

Gubernur Bali Wayan Koster memberikan keterangan kepada wartawan usai Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bali. [foto: humas dprd bali]

[DENPASAR, INDONESIAKORAN.COM] Gempa bumi dengan magnitudo 5,8 SR mengguncang Bali dan Nusa Tenggara, Selasa (16/7/2019) pagi. Lima orang mengalami luka - luka dan puluhan bangunan rusak akibat peristiwa tersebut.

Terkait peristiwa gempa bumi ini, Gubernur Bali Wayan Koster menilai bahwa ini adalah pertanda baik bagi Bali. Pasalnya, gempa bumi ini terjadi di Bulan Purnama Kasa.

"Itu tanda baik. Jatuhnya di Bulan Purnama Kasa. Katanya (gempa di Purnama Kasa) membawa berkah, anugerah. Akan sejahtera di Bali ini," kata Koster, saat dikonfirmasi wartawan usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bali, di Gedung Dewan, Rabu (17/7/2019).

Soal banyaknya bangunan yang rusak, ia memastikan akan berkoordinasi dengan dinas terkait. Selain itu, juga akan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota yang terdampak gempa.

Diberitakan sebelumnya, gempa bumi yang mengguncang Bali mengakibatkan lima orang luka-luka. Kelima korban luka-luka tersebut masing-masing adalah 1 guru dan 2 siswa SD 1 Ungasan, Badung serta 2 orang siswa SMPN 5 Mendoyo, Jembrana.

Sementara terkait kerusakan bangunan, hampir terjadi di seluruh kabupaten dan kota di Bali. Di Jembrana misalnya, SD 1 Yeh Sumbul dan SMP 5 Mendoyo dilaporkan mengalami kerusakan.

Sementara di Buleleng, 1 unit rumah roboh di Banjar Kelod, Desa Busungbiu, Kecamatan Busungbiu dan 1 unit rumah rusak di Desa Depeha, Kecamatan Kubutambahan.

Di Tabanan, angkul-angkul api surang roboh di Banjar Nyuh Gading, Desa Mundeh, Kecamatan Selemadeg Barat.

Di Gianyar, plafon pada bangunan Rutan/ Lapas Gianyar jebol dan ornamen pada atap Gedung DPRD Kabupaten Gianyar patah dan beberapa genteng pecah.

Adapun di Badung SD Negeri 1 Ungasan, Kantor Camat Kuta, SD 11 Jimbaran, Gapura ITDC Nusa Dua, Hotel Mercure Nusa Dua, Alfamart Ungasan, SMPN 5 Kuta Selatan, SMPN 2 Ungasan, SMP Negeri 2 Kuta Selatan, Kantor Camat Kuta Selatan, SD 3 Ungasan, Genteng SDN 5 Dalung Kuta Utara, SDN 5 Ungasan, SDN 1 Tuban, SDN 2 Tuban, Gedung Serbaguna Desa Adat Tuban, Banjar Tuban Griya dan Kantor Bea Cukai Tuban, dilaporkan mengalami kerusakan.

Editor: San Edison


Berita Terkait

Nusantara

Kusam dan Robek, Merah Putih Dibiarkan Berkibar

Selasa, 23 Mei 2017
Nusantara

Bali Kekurangan 70 Ribu Blanko E-KTP

Selasa, 23 Mei 2017

Komentar