65 Kali Gempa Susulan Guncang Halmahera Selatan

Senin, 15 Juli 2019 | 20:03 WIB
Share Tweet Share

Kerusakan akibat gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara. [foto: istimewa]

[JAKARTA, INDONESIAKORAN.COM] Gempa bumi dengan magnitudo 7,2 SR yang mengguncang Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, Minggu (14/7/2019), diikuti puluhan gempa susulan.

"Beberapa gempa susulan tercatat setelah gempa bermagnitudo 7,2 tersebut. BMKG mencatat 65 kali gempa susulan dengan kedalaman rata-rata 10 km hingga 15 Juli 2019 Pukul 07.00 WIB," kata Dr Agus Wibowo, Plh Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana), dalam keterangan pers di Jakarta, Senin (15/7/2019).

Dijelaskan, berdasarkan pantauan PVMBG, lokasi pusat gempa bumi dan kedalamannya, gempa bumi diperkirakan berasosiasi dengan aktivitas sesar aktif yang berada di daerah tersebut. Pusat gempa bumi berada di darat.

"Wilayah-wilayah yang dekat dengan sumber gempa disusun oleh batuan vulkanik dan sedimen berumur Tersier yang dapat bersifat urai, lepas, dan belum kompak (unconsolidated) sehingga memperkuat efek guncangan gempa bumi," urai Agus Wibowo.

Sementara itu, dalam gempa Halmahera Selatan ini, dua orang dilaporkan meninggal dunia. Lebih dari 2.000 mengungsi di 14 titik pengungsian.

"Dua korban meninggal dunia teridentifikasi berasal dari Desa Gane Luar dan Desa Papaceda," kata Agus Wibowo.

Pengungsian terbanyak berada di Kecamatan Bacan Selatan. Jumlah penyintas di titik tersebut mencapai 1.000 orang.

"Para korban telah mendapatkan penanganan darurat dari pemerintah daerah dan institusi terkait lainnya. Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan sendiri menetapkan status tanggap darurat selama 7 hari, terhitung 15 - 21 Juli 2019," jelas Agus Wibowo. 

Editor: San Edison


Berita Terkait

Nusantara

Gempa Guncang Aceh Selama 5 Detik

Senin, 29 Mei 2017
Nusantara

Gempa Aceh, Warga Berhamburan  

Senin, 29 Mei 2017
Nusantara

Gempa Aceh Tak Berpotensi Tsunami  

Senin, 29 Mei 2017

Komentar