Halmahera Selatan Diguncang 27 Gempa Susulan

Minggu, 14 Juli 2019 | 20:31 WIB
Share Tweet Share

Ilustrasi

[JAKARTA, INDONESIAKORAN.COM] Wilayah Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, diguncang gempabumi tektonik dengan magnitudo 7,2 SR, Minggu (14/7/2019) Pukul 16.10 WIB. Ada 27 gempa susulan pasca gempa pertama tersebut.

"Hingga Pukul 19.00 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan 27 kali aktivitas gempabumi susulan (aftershock) dengan magnitudo terbesar M5.8 dan magnitudo terkecil M3.7," kata Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, melalui keterangan tertulisnya di Jakarta.

Untuk gempa awal, menurut dia, hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi tersebut berkekuatan 7,2 SR. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 0,56 LS dan 128,06 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 63 km arah timur Kota Labuha, Kabupaten Halmahera Selatan, pada kedalaman 10 km.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar Sorong-Bacan," paparnya.

Selanjutnya hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi di wilayah Kabupaten Halmahera Selatan ini, menurut Rahmat, dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan dari struktur sesar mendatar.

"Guncangan gempabumi ini dilaporkan dirasakan di daerah Obi V MMI (getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk), Labuha III MMI, Manado, Ambon II-III MMI, Ternate, Namlea, Gorontalo, Raja Ampat, Sorong, dan Bolaang Mongondow II MMI," urainya.

Adapun hasil pemodelan, lanjut Rahmat, menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami

Terhadap gempabumi tektonik ini, termasuk 27 kali aktivitas gempabumi susulan, Rahmat mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya

"Masyarakat juga agar menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan, sebelum Anda kembali ke dalam rumah," pungkas Rahmat.

Editor: San Edison


Berita Terkait

Nusantara

Gempa Guncang Aceh Selama 5 Detik

Senin, 29 Mei 2017
Nusantara

Gempa Aceh, Warga Berhamburan  

Senin, 29 Mei 2017
Nusantara

Gempa Aceh Tak Berpotensi Tsunami  

Senin, 29 Mei 2017

Komentar