Jenguk Korban Pohon Tumbang, Supadma Rudana: Ini Bukan Pencitraan! 

Sabtu, 15 Juni 2019 | 19:59 WIB
Share Tweet Share

Putu Supadma Rudana saat menjenguk korban dahan beringin tumbang, I Ketut Suwitra, yang sedang dirawat di RSUP Sanglah, Denpasar. [foto: istimewa]

[DENPASAR, INDONESIAKORAN.COM] Dahan pohon beringin di jaba sisi Pura Dalem Slaungan, Banjar Pande, Kelurahan Cempaga, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli, Bali, tumbang, Jumat (14/6/2019) siang.

Dahan tersebut menimpa 5 unit mobil dan 2 sepeda motor. Dalam musibah ini, 4 orang terluka dan dilarikan ke rumah sakit.

Salah satu korban adalah I Ketut Suwitra (35), warga asal Banjar Antugan, Desa Jehem, Kecamatan Tembuku, Bangli. Dalam musibah tersebut, Suwitra sempat terjepit selama 20 menit di dalam kendaraan pickup yang tertimpa dahan pohon beringin. Suwitra bersama korban lainnya kemudian dilarikan ke RSUD Bangli, dan selanjutnya dirujuk dan dirawat di Sal Angsoka RSUP Sanglah.

Musibah ini mendapat perhatian dari Putu Supadma Rudana, calon anggota DPR RI Dapil Bali dari Partai Demokrat pada Pileg 2019 yang sukses kembali lolos ke Senayan. Buktinya, Sabtu (15/6/2019), Supadma Rudana menjenguk Suwitra.

Hanya didampingi sopir pribadi, Supadma Rudana langsung meluncur ke RSUP Sanglah, usai menghadiri undangan Gubernur Bali dalam pelepasan pawai Pesta Kesenian Bali (PKB) ke - 41, di depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Niti Mandala Denpasar, yang dihadiri Presiden Joko Widodo (Jokowi).  

Di RSUP Sanglah, Supadma Rudana langsung menemui Suwitra yang tampak tergolek lemah karena menderita luka di sekujur tubuhnya akibat tertindih pohon. Suwitra yang sehari - hari bekerja sebagai tukang las itu, ditunggu istrinya, Ni Wayan Puspa (34). Pada kesempatan tersebut, Supadma Rudana menyerahkan sumbangan untuk tambahan biaya pengobatan Suwitra.

“Ampura (maaf) merepotkan, suksema (terimakasih) telah menjenguk suami Tyang (saya),” kata Ni Wayan Puspa, sembari menyalami Supadma Rudana.

Supadma Rudana pun memberikan dorongan semangat kepada Suwitra, supaya segera pulih. Kata Supadma Rudana, musibah memang tidak bisa ditebak. Bisa menimpa siapapun juga. Walaupun sudah berhati-hati, Suwitra tetap kena musibah.

"Musibah memang tidak bisa ditebak. Saya datang kesini memberikan semangat buat Pak Suwitra, supaya lekas sembuh dan bisa bekerja lagi. Ampura Tyang (maaf saya) segera harus ke Jakarta lagi. Gelis kenak (lekas sembuh),” tutur politisi asal Desa Peliatan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali ini.

Usai menjenguk Suwitra, Supadma Rudana menegaskan, dirinya membaca berita di media atas kecelakaan pohon tumbang yang menimpa Suwitra. Kebetulan, Suwitra dirawat di Denpasar dan Supadma Rudana dekat lokasinya.

“Usai kegiatan pawai PKB, saya langsung ke sini (RS Sanglah, red). Ini bentuk kepedulian atas tragedi kemanusiaan. Bukan semata- mata urusan konstituen, apalagi pencitraan. Sama sekali tidak itu tujuannya. Kita dan siapapun tidak ingin dapat musibah seperti ini,” kata Wasekjen DPP Partai Demokrat itu.

Supadma Rudana menyebutkan, sebagai anggota DPR RI dan wakil rakyat Dapil Bali dari Partai Demokrat, dirinya ingin kader-kader Partai Demokrat tetap menunjukkan sikap peduli.

“Bagi saya, dia (Suwitra) memilih siapa di Pileg 2019 tidak penting. Ini sebagai sikap peduli saya sebagai kader Demokrat. Demokrat peduli dan memberikan solusi untuk krama Bali,” pungkas Supadma Rudana.

Editor: San Edison


Berita Terkait

Komentar