Dua Kali Dibogem, Kadek Diana Polisikan Dewa Rai

Rabu, 15 Mei 2019 | 11:19 WIB
Share Tweet Share

Kadek Diana bersama kuasa hukumnya usai melaporkan Dewa Nyoman Rai ke Polda Bali. [foto: istimewa]

[DENPASAR, INDONESIAKORAN.COM] Kasus pemukulan Ketua Fraksi PDIP DPRD Provinsi Bali I Kadek Diana oleh anggota Fraksi PDIP DPRD Provinsi Bali I Dewa Nyoman Rai, Selasa (14/5/2019), akhirnya berlanjut ke proses hukum.

Kadek Diana yang tidak terima dibogem dua kali oleh Dewa Rai dan menyebabkan pelipis kirinya mengalami luka robek, memilih melaporkan kasus ini ke Polda Bali, selang beberapa jam setelah kejadian.

"Saya sudah melaporkan kasus ini ke Polda Bali," tutur Kadek Diana, seusai melaporkan kasus tersebut.

Baca Juga:
Kasus Pemukulan Dewan, Tantangan Diana di Grup WA Diduga Jadi Pemicu

Dalam Tanda Bukti Lapor Nomor TBL/ 196/ V/ Bali/ SPKT sebagaimana diperlihatkan Kadek Diana bersama kuasa hukumnya, Dewa Rai diadukan terkait tindak pidana penganiayaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 351 KUHP.

Kadek Diana yang juga anggota Komisi III DPRD Provinsi Bali menjelaskan, kasus ini terjadi di pintu masuk Ruang Sidang Paripurna DPRD Provinsi Bali Jalan Dr Kusuma Atmaja Nomor 3, Niti Mandala, Denpasar.

Pada kesempatan tersebut, dirinya bersama anggota DPRD Provinsi Bali lainnya menunggu jadwal Rapat Paripurna Penyampaian Pendapat Gubernur Bali Terhadap Ranperda Pertanian Organik dan Ranperda Perubahan Pajak Daerah.

"Saat saya ngobrol santai dengan teman lainnya, kira-kira 10 orang, tiba-tiba Dewa Rai memukul saya dua kali. Pelipis saya terluka," beber Kadek Diana, yang beralamat di Banjar Kebalian, Desa Sukawati, Gianyar itu.

Baca Juga:
Heboh! "Banteng Seruduk Banteng" di DPRD Bali, Ketua Fraksi Luka Parah

Saat kejadian, diakuinya terlapor melontarkan kata-kata dengan bahasa Bali. Dan dijawab Kadek Diana dengan bahasa Bali pula.

"Saat itu dia (Dewa Rai) mengatakan, 'kone dot mejaguran,mai mejaguran' (katanya ingin berkelahi, ayo berkelahi). Saya jawab, 'nyen kal orahang dot mejaguran?' (siapa yang mengajak berkelahi?)," jelas Kadek Diana.

Usai kejadian yang berlangsung cepat itu, Kadek Diana langsung menuju Rumah Sakit Bali Mandara untuk kepentingan visum. Selanjutnya, Kadek Diana bersama kuasa hukumnya melaporkan kasus penganiayaan ini ke Polda Bali.

Editor: San Edison


Berita Terkait

Komentar