Ada E-Wadul di Jateng, Sekretariat DPRD Bali: Kita Rancang E-Mesadu

Senin, 06 Mei 2019 | 09:15 WIB
Share Tweet Share

Humas Sekretariat DPRD Provinsi Bali berbagi informasi dan program dengan Sekretariat DPRD Provinsi Jawa Tengah. [foto: istimewa]

[DENPASAR, INDONESIAKORAN.COM] Guna mengoptimalkan pembangunan di daerah Bali, jajaran Humas DPRD Provinsi Bali bersama rombongan wartawan melakukan kunjungan kerja ke DPRD Provinsi Jawa Tengah (Jateng), 2-4 Mei lalu.

Rombongan press tour Humas DPRD Provinsi Bali ini dipimpin Plt Kabag Umum sekaligus Kabag Persidangan Sekretariat DPRD (Setwan) Provinsi Bali I Gusti Agung Alit Wikrama.

Rombongan diterima Kasubbag Publikasi Setwan Jawa Tengah Anif Maghfiroh, Tenaga Analisis Media Setwan Jawa Tengah Ariel Noviandri, beserta jajarannya.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Ruang Sekretariat DPRD Provinsi Jawa Tengah tersebut, baik rombongan Humas DPRD Provinsi Bali maupun tuan rumah saling berbagi informasi terkait program yang dilaksanakan masing-masing.
 
Salah satu program menarik yang dimiliki Setwan Jawa Tengah adalah adanya E-Wadul. Berbagai keluhan atau aspirasi masyarakat, bisa disampaikan secara online melalui program tersebut.

Anif Maghfiroh. [foto: istimewa]

Kasubbag Publikasi Setwan Jawa Tengah Anif Maghfiroh, menjelaskan, E-Wadul merupakan inovasi dan program baru yang dimiliki Setwan Jawa Tengah. Program ini sudah dirancang sedemikian rupa, dan akan efektif diterapkan pada tahun 2020 mendatang.

Selain E-Wadul, ada banyak program lainnya yang dilaksanakan oleh Setwan untuk mendukung kegiatan - kegiatan anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah. Seperti bermitra dengan media cetak dan televisi, menggelar diskusi rutin yang melibatkan wartawan, hingga memperkuat publikasi melalui media sosial.

Khusus soal terakhir ini, Setwan Jawa Tengah menyadari bahwa masyarakat saat ini banyak yang menggunakan media sosial. Sosialisasi program dan kegiatan DPRD Jawa Tengah melalui media sosial, diyakini cukup efektif.

"Khusus untuk media sosial, gaya bahasa yang kita gunakan disesuaikan dengan kecenderungan masyarakat kita di media sosial. Jadi bahasa selalu kita kemas dengan gaya milenial," paparnya.

I Gusti Agung Alit Wikrama. [foto: istimewa]

Sementara itu Plt Kabag Umum Sekretariat DPRD Provinsi Bali I Gusti Agung Alit Wikrama, mengatakan, pihaknya tertarik untuk mengadopsi program E-Wadul. Setwan Bali, menurut dia, akan merancang program yang hampir serupa dan kemungkinan akan dinamai program E-Mesadu.

"Iya, kami tertarik dengan program E-Wadul ini. Nanti kita coba inovasikan serta kaji di DPRD Bali. Kita misalnya terapkan dengan E-Mesadu, sebagai salah satu cara menampung pengaduan atau aspirasi masyarakat secara online," tutur Agung Wikrama, yang juga Kabag Persidangan Sekretariat DPRD Provinsi Bali.

Dijelaskan, program E-Mesadu nantinya dicermati agar ditindaklanjuti dengan mengadakan rapat dengan stakeholders, sehingga memunculkan solusi. Selain membuka layanan aduan online, pihaknya juga dalam setiap bulannya akan memberikan topik-topik yang aktual kepada media. 

"Kita akan coba cermati itu, karena urusan memperjuangkan aspirasi rakyat itu yang membuat saya tertarik. Maka dari itu, perlu kita merapatkan barisan untuk mengimplementasikannya. Bantu kami agar bisa mengaplikasikan, bagaimana memperjuangkan aspirasi masyarakat. Selama ini kan demo sudah, kemudian aspirasi lewat web juga sudah ada. Sebenarnya kita coba efektifkan dengan sebuah program Wadul (Mesadu) ini," kata Agung Wikrama. 

Kunjungan Humas Sekretariat DPRD Provinsi Bali ke Sekretariat DPRD Provinsi Jawa Tengah. [foto: istimewa]

Editor: San Edison


Berita Terkait

Komentar