Togar: Anak Muda Bali Harus Berperan Aktif Jaga Kebersihan Lingkungan

Jumat, 05 April 2019 | 13:07 WIB
Share Tweet Share

Calon anggota DPRD Provinsi Bali nomor urut 7 Dapil Kota Denpasar dari Partai Golkar, Togar Situmorang. [foto: istimewa]

[DENPASAR, INDONESIAKORAN.COM] Sampah merupakan salah satu persoalan serius yang dihadapi Bali, sebagai daerah pariwisata. Pemerintah sendiri terus berjuang memerangi sampah, termasuk dengan menghadirkan regulasi.

Selain pemerintah, berbagai kelompok masyarakat termasuk kalangan muda, terus didorong untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan, sehingga Bali bebas sampah. Keterlibatan anak muda, diyakini lebih memberikan dampak pada upaya - upaya membebaskan Bali dari sampah.

"Anak muda Bali harus aktif dalam menjaga lingkungan, terutama dari sampah plastik," kata Panglima Hukum, Togar Situmorang, SH, MH, MAP, di Denpasar, beberapa waktu lalu.

Baca Juga:
Ajak ke TPS Pakai Baju Putih, Togar: Coblos Jokowi, Pilih Caleg Bersih

Dikatakan, Bali ini adalah surga pariwisata. Karena itu, pantai, pasar, hingga kawasan pariwisata dan area publik lainnya harus bersih dari sampah.

Menurut Togar yang masuk daftar 100 Advokad Hebat versi Majalah PropertynBank ini, peran anak muda sangat penting dalam membawa Bali bebas sampah, termasuk sampah plastik.

"Anak muda harus bisa menjadi inspirasi bagi generasi lain, untuk mau memulai melakukan hal-hal yang positif bagi lingkungan yang lebih baik di masa depan. Karena apabila hal tersebut tidak dilakukan, maka keberlangsungan pariwisata Bali bisa terancam, termasuk jika pencemaran lingkungan oleh sampah terus terjadi," tandas Togar, yang juga calon anggota DPRD Provinsi Bali nomor urut 7 dari Partai Golkar ini.

Baca Juga:
Togar Situmorang Optimis Melenggang Mulus ke DPRD Bali, Karena Ini

Ia menyebut, selain peran aktif anak muda, peran pemerintah juga berpengaruh penting. Pemerintah harus mengedukasi anak muda sejak dini terkait bahaya sampah plastik bagi lingkungan.

"Pemerintah harus mengedukasi anak muda Bali yaitu edukasi secara dini, kampanye kreatif tentang pengurangan sampah plastik hingga pemanfaatan sampah plastik menjadi benda-benda ekonomis," ujar caleg milenial yang mengusung tagline 'Siap Melayani, Bukan Dilayani' itu.

Baca Juga:
Butuh Bantuan Hukum Tapi Kesulitan Biaya? Togar Siap Membantu, Gratis!

Pemerintah, imbuhnya, mempunyai tugas penting mengedukasi anak muda dan masyatakat umum. Langkah tepat yang diambil untuk mengedukasi anak muda dan masyarakat Bali terkait penggunaan plastik adalah selalu mengingatkan dan tak lelah mengajarkan kepada masyarakat tentang bahaya sampah plastik bagi lingkungan.

"Anak muda Bali harus menjadi ujung tombak di tengah masyakat untuk menyosialisasikan bahaya plastik bagi lingkungan," ujar Togar, yang tengah menyelesaikan studi S3 Ilmu Hukum di Universitas Udayana ini.

Baca Juga:
Togar Situmorang Komit Bela Rakyat Kecil Tanpa Imbalan

Ia mencontohkan, anak muda bisa diajak berperan mebagikan bahan bahan ramah lingkungan yang fungsinya sama dengan kantong plastik kepada masyarakat.

"Namun akan lebih baik lagi jika masyarakat Bali membawa kantong sendiri ketika berbelanja. Jika itu bisa diterapkan bersama, tentu akan sangat berdampak positif," tutur advokat yang gemar berolahraga dan dipercaya sebagai Ketua POSSI Denpasar itu.

Screenshot_2019-03-20-13-00-39_com.outthinking.collagelayout_1553058080812_1554135352014_1

Editor: San Edison


Berita Terkait

Komentar