Terminal BBM Reo Berangkatkan 10 Mobil Tangki ke Labuan Bajo

Kamis, 14 Maret 2019 | 21:26 WIB
Share Tweet Share

10 mobil tangki pengangkut BBM dari Terminal BBM Reo siap diberangkatkan menuju Labuan Bajo melalui Pelabuhan Aimere. [foto: istimewa]

[LABUAN BAJO, INDONESIAKORAN.COM] Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, masih mengalami kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) pascabencana alam yang menghantam daerah itu, 7 Maret lalu.

Untuk memenuhi kebutuhan BBM warga Labuan Bajo, beberapa kali BBM dipasok dari Bima, Nusa Tenggara Barat, melalui Pelabuhan Sape. Hanya saja, pasokan dari Bima tersebut belum cukup untuk memenuhi permintaan BBM dari Labuan Bajo.

Kamis (14/3/2019), Terminal BBM Reo, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, akhirnya mulai menyuplai BBM ke Labuan Bajo. Hanya saja, meskipun ruas jalan nasional trans Flores jurusan Labuan Bajo-Ruteng sudah bisa dilalui setelah lumpuh total selama sepekan, BBM dari Terminal Reo tetap disuplai melalui Pelabuhan Aimere, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur.

"Untuk melayani kebutuhan BBM masyarakat Labuan Bajo, BBM dari Reo hari ini sudah kita berangkatkan 10 tangki ke Labuan Bajo melalui Aimere. Nanti dari Aimere, diangkut dengan KMP Cakalang menuju Labuan Bajo. Sabtu pagi akan tiba di Labuan Bajo," jelas Saiful Anwar Nursanto, Supervisor Receiving Storage & Distribution Terminal BBM Reo, kepada indonesiakoran.com.

Dari total 10 mobil tangki yang diberangkatkan ke Labuan Bajo, rinciannya masing-masing Pertamax16 kl, Pertalite 48 kl, Premium 16 kl, Solar Nonsubsidi 16 kl, Avtur 64 kl.

Selain dari Terminal BBM Reo, 6 mobil tangki juga diberangkatkan dari Pelabuhan Sape, Bima, Nusa Tenggara Barat. Khusus untuk suplai BBM dari Bima ini, Jumat (15/3/2019) dijadwalkan sudah tiba di Labuan Bajo.

"Yang dari Pelabuhan Sape ada 6 mobil tangki yang diangkut KMP Cucut. Rinciannya Premium 32 kl, Solar 16 kl, Solar Nonsubsidi 32 kl, Kerosene 5 kl. Jumat pagi besok akan tiba di Labuan Bajo," ujar Saiful.

Ia menambahkan, Pertamina terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait, untuk kelancaran distribusi BBM ke Labuan Bajo.

"Kami tetap mengutamakan aspek HSSE (Health, Safety, Security, Environment) dalam operasionalnya. Untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan Pertamina, masyarakat dapat menghubungi Call Center Pertamina di nomor telepon 1500000 atau 135," pungkasnya.

Reporter: Itho Umar
Editor: San Edison


Berita Terkait

Komentar