BPBD Mabar Usulkan Anggaran Rp975 Juta Tangani Longsor dan Banjir

Kamis, 14 Maret 2019 | 17:55 WIB
Share Tweet Share

Proses pembersihan material longsor di jalur jalan nasional trans Flores jurusan Labuan Bajo-Ruteng. [foto: indonesiakoran.com/ itho umar]

[LABUAN BAJO, INDONESIAKORAN.COM] Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur, sudah mengusulkan anggaran untuk penanganan dampak bencana alam longsor dan banjir di ujung barat Pulau Flores itu. Total anggaran yang diusulkan sebesar Rp975 juta.

"Saya sudah ajukan ke Bapak Bupati, sebesar Rp975 juta," kata Kepala BPBD Kabupaten Mabar, Dominikus Hawan, di Labuan Bajo, Kamis (14/3/2019).

Ia menambahkan, Bupati Mabar Agustinus Ch Dula sudah memberikan disposisi terkait usulan tersebut untuk dibahas Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TADP), dan sudah mulai dibahas.

"Tetapi kami belum bisa memastikan, kapan anggaran ratusan juta itu dicairkan. Yang jelas, semua kebutuhan selama sepekan terakhir belum dibayar di sejumlah tempat," tandas Dominikus.

Menurut dia, kebutuhan berkaitan dengan penanganan bencana longsor di ruas jalan nasional Labuan Bajo - Ruteng dan bencana banjir di Gorontalo serta beberapa tempat lainnya, selama ini diambil di sejumlah tempat.

Bahan bakar minyak (BBM) untuk alat berat untuk pembersihan material longsor di ruas jalan nasional trans Flores misalnya, belum dibayar. Demikian pula dengan beberapa kebutuhan lainnya selama penanganan bencana.

Sebelumnya, Bupati Manggarai Barat telah menerbitkan SK Nomor 63/ KEP/ HK/ 2019 Tentang Penetapan Status Keadaan Darurat Bencana Banjir, Longsor, dan Naiknya Permukaan Air Laut Kabupaten Manggarai Barat.

Dalam SK yang ditandatangani Bupati Dula tersebut, menyebutkan bahwa Status Darurat Bencana di Kabupaten Mabar berlangsung selama 14 hari, terhitung sejak tanggal 8 Maret sampai dengan 22 Maret 2019.

Dalam SK tersebut juga disebutkan bahwa segala biaya yang timbul akibat SK tersebut dibebankan pada APBD Kabupaten Manggarai Barat tahun 2019 melalui Badan Pengelola Keuangan Daerah Kabupaten Manggarai Barat, dengan mata anggaran Dana Tak Terduga.

Reporter: Itho Umar
Editor: San Edison


Berita Terkait

Komentar