Dewan Dukung Rencana Gubernur Bali Legalkan Arak

Selasa, 12 Februari 2019 | 09:03 WIB
Share Tweet Share

Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali, Nyoman Suyasa. [foto: indonesiakoran.com/ san edison]

[DENPASAR, INDONESIAKORAN.COM] Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali Nyoman Suyasa, ST, mendukung rencana Gubernur Bali Wayan Koster untuk melegalkan arak.

Menurut politikus Partai Gerindra ini, agar rencana tersebut bisa terealisasi maka harus diperjuangkan ke pusat, terutama terkait revisi Peraturan Presiden (Perpres) Tentang Pengendalian dan Pengawasan Minuman Beralkohol.

"Selama ini ada aturan dari pusat yang menyulitkan masyarakat kita yang memproduksi arak. Akhirnya mereka memproduksi dan menjual arak kucing - kucingan dengan petugas," kata Suyasa, usai Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bali, di Gedung Dewan, Senin (11/2/2019).

Menurut dia, apabila aturan dari pusat memungkinkan, maka rencana melegalkan arak di Bali akan mulus. Sebab selanjutnya bisa diatur terkait produksi dan pemasaran arak, baik melalui Peraturan Daerah (Perda) maupun Peraturan Gubernur (Pergub).

"Kalau aturannya sudah memungkinkan, maka pekerjaan selanjutnya adalah bagaimana kualitas arak Bali ini bisa diterima pasar. Maka teknologi pengolahannya harus mendapatkan perhatian khusus. Begitu juga dengan kadar alkoholnya," tandas Suyasa.

Ia mengaku, banyak masyarakat di Kabupaten Karangasem dan daerah lainnya di Bali, yang sesungguhnya menggantungkan hidup pada arak.

Tetapi ketika arak dikategorikan sebagai minuman keras yang dilarang pemasarannya oleh pemerintah, mereka terpaksa memproduksi diam - diam. Begitu juga dalam memasarkannya, mereka kadang mengambil risiko.

"Kan kasihan masyarakat kita. Padahal ini urusan perut. Mereka bergantung dengan arak. Jadi kita berharap, Bapak Gubernur bisa segera berkomunikasi dengan pusat agar merevisi Perpres yang ada," ujar Suyasa, yang juga Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Karangasem.

Sesaat sebelumnya pada forum Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bali, Gubernur Bali Wayan Koster berjanji akan melegalkan arak Bali.

Mantan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI ini mengaku akan berkomunikasi dengan kementerian terkait, agar merevisi Perpres Tentang Pengendalian dan Pengawasan Minuman Beralkohol. 

"Arak akan saya legalkan. Kita akan berkomunikasi dengan Menteri, supaya revisi Perpres," kata Koster, saat menyampaikan pendapat akhir terkait Ranperda Tentang RPJPD Semesta Berencana Provinsi Bali dan Ranperda Tentang RPJMD Semesta Berencana Provinsi Bali, dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bali tersebut.

Editor: San Edison


Berita Terkait

Nusantara

RSUP Sanglah Diusulkan Dikelola Pemprov Bali

Rabu, 31 Mei 2017
Nusantara

Tanggul Jebol di Jembrana Sudah Diperbaiki

Senin, 05 Juni 2017
Nusantara

Mendagri: Bali Harus Jadi Inspirasi Daerah Lain

Sabtu, 10 Juni 2017

Komentar