Tirtawan Desak Gubernur Masukkan Lingkungan Hidup dalam Kurikulum

Senin, 11 Februari 2019 | 21:38 WIB
Share Tweet Share

Nyoman Tirtawan. [foto: indonesiakoran.com/ san edison]

[DENPASAR, INDONESIAKORAN.COM] DPRD Provinsi Bali menggelar Rapat Paripurna Penetapan Ranperda Tentang RPJMD Semesta Berencana Provinsi Bali Tahun dan Ranperda Tentang RPJPD Semesta Berencana Provinsi Bali, di Gedung Dewan, Senin (11/2/2019).

Rapat dipimpin Ketua DPRD Provinsi Bali Nyoman Adi Wiryatama dan dihadiri Gubernur Bali Wayan Koster serta jajaran pimpinan OPD di lingkungan Pemprov Bali.

Menariknya saat rapat hendak ditutup, anggota Fraksi Panca Bayu DPRD Provinsi Bali Nyoman Tirtawan melayangkan interupsi. Politikus Partai NasDem asal Buleleng ini secara khusus menyoroti masalah sampah di Bali yang masih menjadi benang kusut.

"Sehubungan dengan program Nangun Sat Kerthi Loka Bali, maka mohon program Bapak Gubernur menunjukkan keberpihakan pada pelestarian alam, air dan lingkungan. Ini penting, karena kebersihan lingkungan di Bali ini benar-benar terancam," kata Tirtawan.

Ia bahkan meminta Gubernur Koster, untuk membuat Peraturan Gubernur (Pergub) yang di antaranya memasukkan kebersihan lingkungan dalam kurikulum sekolah di Bali. Ini disebutnya sangat penting, terutama untuk mendidik generasi muda mencintai lingkungan.

"Misalnya diatur, setiap hari Sabtu semua sekolah membersihkan lingkungan masing-masing, termasuk di sekitarnya. Ini bisa membentuk karakter generasi muda yang peduli lingkungan," tandas Tirtawan, yang kembali tampil sebagai calon anggota DPRD Provinsi Bali Dapil Buleleng dari Partai NasDem pada Pileg 2019.

Ia berpandangan, akan banyak manfaat yang didapatkan Bali jika lingkungan hidup dimasukkan dalam kurikulum pendidikan di Bali. Salah satunya, membentuk karakter generasi muda yang peduli lingkungan. Selain itu, Bali bisa terbebas dari persoalan sampah.

"Yang tidak kalah pentingnya, sampah yang dikumpulkan dari seluruh sekolah di Bali, bisa diolah misalnya sebagai sumber energi listrik. Jadi anak-anak lebih mencintai lingkungan, Bali bebas sampah, dan bisa juga hasilkan listrik. Ini luar biasa jika dilaksanakan dan diatur melalui Pergub," tegas Tirtawan, yang juga anggota Komisi I DPRD Provinsi Bali.

Sejauh ini, lanjut Tirtawan, kepedulian masyarakat Bali termasuk di dalamnya generasi muda terhadap kebersihan lingkungan masih sangat jauh dari harapan. Buktinya di sejumlah area publik, masih banyak ditemukan sampah.

"Ini perlu dipikirkan, sehingga kita tidak terus menerus membahas persoalan sampah. Harus ada kebijakan khusus terkait hal ini, sehingga pelaksanaan di lapangan jelas dan terukur," pungkas Tirtawan.

Editor: San Edison


Berita Terkait

Nusantara

Kusam dan Robek, Merah Putih Dibiarkan Berkibar

Selasa, 23 Mei 2017
Nusantara

Bali Kekurangan 70 Ribu Blanko E-KTP

Selasa, 23 Mei 2017

Komentar