Ramaikan Tagar #WelcomeBackBTP, Togar: He is Free Man With New Life

Sabtu, 26 Januari 2019 | 09:16 WIB
Share Tweet Share

Togar Situmorang. [foto: indonesiakoran.com/ san edison]

[DENPASAR, INDONESIAKORAN.COM] Kamis (24/1/2019) menjadi hari bersejarah bagi Basuki T Purnama (BTP). Sebab pria yang tenar dengan nama Ahok itu, bebas dari penjara. Mantan Gubernur DKI Jakarta ini tak lagi hidup di balik jeruji besi, setelah terjerat kasus penistaan agama.

Mengiringi bebasnya Ahok, tagar Welcome Back BTP (#WelcomeBackBTP) memuncaki daftar teratas trending topic media sosial di Indonesia. Cuitan dengan #WelcomeBackBTP datang dari jutaan masyarakat Indonesia dan juga para pendukung BTP.

Salah satunya, dukungan dan ucapan selamat atas bebas dan kembalinya BTP juga disampaikan advokat kawakan yang dijuluki "Panglima Hukum" Togar Situmorang, SH, MH, MAP. Pria kelahiran Jakarta ini juga ikut meramaikan tagar tersebut.

Dilihat dari halaman akun instagramnya @situmorang.togar, pria berdarah Batak ini juga mengupload gambar BTP dengan caption #WelcomebackBTP

Baca Juga:
Togar Situmorang Optimis Melenggang Mulus ke DPRD Bali, Karena Ini

Togar berharap yang terbaik bagi BTP untuk ke depan. Baik untuk rencana pernikahan maupun untuk rencana BTP Foundation yang akan dijalankannya.

Sebagai warga negara bebas, BTP bisa menjalankan aktivitas dan mendapatkan hak politik, baik memilih maupun dipilih.

"Kalau BTP mau kembali ke dunia politik kami sangat dukung dan nantikan," kata Togar, di Denpasar, Jumat (25/1/2019).

Dukungan Togar ini, bukan tanpa alasan. Sebab baginya, BTP adalah representasi pejabat publik yang bersih dan tidak melakukan KKN (Korupsi Kolusi Nepotisme). Saat menjabat Bupati Belitung Timur hingga menjadi Wakil Gubernur DKI mendampingi Jokowi, lalu menjadi Gubernur DKI Jakarta, BTP dikenal sebagai sosok pejabat dan tokoh yang memang totalitas berjuang membangun daerah dan masyarakat.

Baca Juga:
Togar Situmorang Komit Bela Rakyat Kecil Tanpa Imbalan

Ketika Jokowi terpilih kembali menjadi presiden untuk periode 2019-2024, Togar pun berharap agar BTP diangkat oleh Presiden Jokowi sebagai salah satu pejabat tinggi negara ataupun menteri, mengingat totalitasnya untuk membangun negeri.

"Kalau Jokowi terpilih lagi, saya berharap BTP bisa menempati pos strategis. Apakah jadi Jaksa Agung atau duduk di Pimpinan KPK. Agar BTP bisa betul-betul bersinergi dengan eksekutif berantas korupsi dan maling uang rakyat, berantas maling berdasi," harap Togar, yang juga calon anggota DPRD Provinsi Bali nomor urut 7 Dapil Kota Denpasar dari Partai Golkar ini.

Jikapun BTP memilih terjun ke jalur politik, para pendukung BTP khususnya di Bali juga diharapkan mendukung kegiatan BTP untuk kembali ke dunia politik maupun pemerintahan.

"Masyarakat Bali berharap BTP kembali berkiprah di politik dan pemerintahan. Beliau contoh dan representatif kaum minoritas yang dapat dukungan penuh di hati rakyat," ujarnya.

Baca Juga:
KERIS Bebas dan Panen Dukungan, Togar: Kami Siap Ngayah

Seperti diketahui, BTP terjerat kasus penodaan agama soal pernyataan Surat Al-Maidah 51. BTP dinilai melanggar Pasal 156a huruf a KUHP, yaitu secara sengaja di muka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan permusuhan, penyalahgunaan, atau penodaan agama.

BTP akhirnya dijatuhi hukuman penjara selama 1 tahun dengan masa percobaan 2 tahun pada sidang putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara 9 Mei 2017. Setelah menjalani hukuman 1 tahun 8 bulan 15 hari, akhirnya BTP bebas murni per tanggal 24 Januari 2019.

Togar Situmorang menilai, BTP bebas murni karena ia selama menjalani masa pidananya tidak pernah mengambil haknya untuk cuti mengunjungi keluarga, cuti menjelang bebas, asimilasi, dan pembebasan bersyarat. Padahal sebagaimana diketahui, mantan orang nomor satu di DKI Jakarta itu mendapatkan remisi selama tiga bulan 15 hari.

"Karena BTP bebas murni dan bukan narapidana yang mendapat pembebasan bersyarat, maka BTP tidak wajib lapor ke Badan Pemasyarakatan (Bapas) Kemenkumham," papar Togar Situmorang, yang kini tengah menyelesaikan Disertasi Program Studi Doktor (S-3) Ilmu Hukum Universitas Udayana itu.

Baca Juga:
Dukung RUU Provinsi Bali, Togar: Bali Perlu Legalitas dan Identitas

Dengan demikian, BTP dapat melakukan aktivitas sebagaimana warga biasa, termasuk bepergian ke luar negeri.

"He is free man with new life," tutup Togar Situmorang yang juga mengidolakan BTP ini.

Reporter: Enjoh Dewi
Editor: San Edison


Berita Terkait

Komentar