Janji Bantu Mafia Tiongkok, Meilan Catut Nama Wagub

Kamis, 20 Desember 2018 | 21:12 WIB
Share Tweet Share

Screenshoot percakapan Ketua Bali Liang dan Bos Onbase yang beredar di masyarakat. [foto: istimewa]

[DENPASAR, INDONESIAKORAN.COM] Nama Ketua Bali Liang (Komite Tiongkok Asita Daerah Bali) Elsye Deliana alias Meilan, menjadi sorotan beberapa hari terakhir.

Pasalnya, Meilan yang sempat tenar seperti pahlawan karena menjadi orang pertama yang membongkar kasus “Mafia Tiongkok”, belakangan justru tercium gelagat yang tidak beres.

Konon, Meilan diam – diam malah balik arah bersekutu dengan para pemilik toko yang diduga masuk jaringan mafia Tiongkok. Meilan bahkan diketahui tengah berjuang membantu jaringan mafia Tiongkok, agar toko - toko yang sebelumnya ditutup dapat dibuka kembali.

Bukan itu saja. Sebab Meilan dikabarkan mencatut nama Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati alias Cok Ace. Nama Wagub Cok Ace dipakai sebagai 'senjata' oleh Meilan, untuk meyakinkan Bos Onbase Mr Xu (orang asli Tiongkok, red), bahwa toko Onbase bisa buka kembali.

Kamis (20/12/2018) wartawan bahkan mendapat bukti percakapan asli Meilan dengan Mr Xu dalam Wechat. Begitu juga terjemahannya. Ternyata dalam obrolan dimaksud, pejabat yang disebut – sebut Meilan tak lain adalah Wagub Cok Ace.

Baca Juga:
0

Wartawan kemudian berusaha mengkonfirmasi Meilan, dengan mengirim screenshoot percakapannya dengan Mr Xu. Terkait hal tersebut, Meilan tak menepisnya.

“Ya benar, itu memang percakapan saya dengan Onbase yaitu Mr Xu,” kata Meilan.

Ia kemudian merinci sendiri percakapan itu dengan bahasa Indonesia. Ia juga mengakui bahwa dirinya sudah berhasil membangun komunikasi dengan Wagub Cok Ace selama lawatan di Tiongkok beberapa waktu lalu.

Ia bahkan menyebut, Wagub Cok Ace berjanji siap menemui Meilan lagi setelah di Bali. Pertemuan dimaksud, untuk memohon agar toko – toko Onbase bisa dibuka kembali.

"Iya, benar ini percakapan saya dengan Onbase Mr Xu, yang artinya adalah sudah balik, sudah ada hubungan baik dengan Wagub dan dijanjikan setelah pulang ketemu beliau, nanti akan saya bantu ngomong dengan beliau agar kalian bisa buka toko kembali, tapi kalian harus membenah diri/ memperbaiki semua dulu,” jawab Meilan, yang secara tidak langsung mengakui bahwa dirinya menjanjikan bisa membuka toko kepada bos Onbase.

Tetapi Meilan mengatakan, walaupun mengakui bahwa akan segera bertemu Wagub setelah lawatan dari Tiongkok, namun dirinya belum menyampaikan pesan – pesannya.

"Saya akui saya bicara seperti itu ke Bos Onbase, namun saya pastikan saya dan Wagub, tidak ada perjanjian apa – apa terkait toko – toko itu. Dan saya tidak ngomong sama Wagub mau membantu Onbase,” kelit Meilan.

Ia menambahkan, jika memang jaringan toko – toko itu sudah berbenah diri, silahkan nanti menghadap langsung dengan Wagub dan Gubernur Bali.

“Silahkan saja toko – toko itu menghadap Wagub dan Gubernur sendiri,” ujarnya.

Wartawan kemudian berusaha untuk menanyakan kembali sikapnya, apakah masih keras seperti awal saat membongkar praktik mafia Tiongkok ini atau malah mendukung jaringan toko mafia Tiongkok dibuka kembali. Ditanya soal ini, Meilan terkesan diplomatis.

“Saya menyerahkan ke pemerintah saja,” ucapnya.

Saat terus dikejar soal sikapnya, dia mengatakan, akan mendukung keputusan gubernur Bali. Kalau Gubernur perintahkan menutup, apakah ibu ikut mendukung penutupan toko? “Saya mendukung keputusan pemerintah,” jawabnya.

Selanjutnya, Meilan mengatakan, jangan sampai ada fitnah – fitnah kalau dirinya dapat apa – apa dari Onbase atau dari toko – toko jaringan mafia Tiongkok.

“Saya tidak pernah mencari toko – toko itu untuk deal – deal. Saya tidak ada deal apapun dengan toko – toko itu,” kelitnya.

Editor: San Edison


Berita Terkait

Komentar