Fakultas Hukum Universitas Ngurah Rai Gelar Bakti Sosial di Pering

Senin, 21 Mei 2018 | 11:44 WIB
Share Tweet Share

Kegiatan bakti sosial mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Ngurah Rai Denpasar, di Desa Pering, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Bali. [foto: istimewa]

[DENPASAR] Fakultas Hukum Universitas Ngurah Rai Denpasar, menyelenggarakan kegiatan bakti sosial di Desa Pering, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Bali, Minggu (20/5/2018).

Bakti sosial ini dihadiri oleh 550 mahasiswa. Turut hadir dalam pembukan bakti sosial kali ini, kepala Desa Pering, Babin Kamtibmas Desa Pering, kepala dusun se-Desa Pering, Bendesa Adat se-Desa Pering, ketua Karang Taruna Desa Pering, serta dosen Fakultas Hukum Universitas Ngurah Rai.

Ketua Panitia Bakti Sosial, Anak Agung Oka, mengatakan, bakti sosial kali ini merupakan bagian dari kegiatan pengabdian masyarakat yang menjadi bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi.

"Bakti sosial Fakultas Hukum Universitas Ngurah Rai merupakan kegiatan rutin setiap enam bulan sekali, yang bertujuan untuk mendekatkan diri antara kampus dan masyarakat," paparnya.

Sementara itu Kepala Desa Pering, I Gusti Ngurah Agung Sadewa, disela- sela sambutanya pada saat pembukaan bakti sosial ini mengungkapkan bahwa alumni Fakultas Hukum Universitas Ngurah Rai sangat diterima di masyarakat.

"Buktinya saya sekarang menjadi kepala desa. Bahkan jabatan kepala desa terendah (yang ditempati alumni Fakultas Hukum Universitas Ngurah Rai). Yang tertinggi menjadi Menteri, yaitu Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menangah, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga," kata Ngurah Agung Sadewa.

Kegiatan bakti sosial ini berupa soalisasi bahaya narkotika kepada Teruna Teruni Desa Pering oleh kepala Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Gianyar AKBP Made Pastika dan penyuluhan kenakalan remaja oleh Dosen Fakultas Hukum Universitas Ngurah Rai Dr Cokorda Istri Dian Laksmi Dewi, SH, MH.

Selanjutnya, juga dilakukan pembagian 100 kacamata gratis kepada warga masyarakat Desa Pering, penyerahan satu unit kursi roda kepada Jro Mangku, dan penanaman 100 pohon kelapa.

Editor: San Edison


Berita Terkait

Komentar