Belum Dapat THR Nyepi? Adukan ke Sini

Senin, 12 Maret 2018 | 18:47 WIB
Share Tweet Share

Haerul Umam, saat berorasi dalam sebuah aksi memperjuangkan hak-hak buruh di Denpasar. [foto: istimewa]

[DENPASAR] Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia – Lembaga Bantuan Hukum (YLBHI-LBH) Bali kembali membuka Posko Pengaduan Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan, khususnya untuk Hari Raya Nyepi Tahun 2018.

Posko THR Keagamaan selalu dibuka oleh YLBHI-LBH Bali, setiap menjelang perayaan Hari Raya Keagamaan.

Menurut Koordinator Isu Perburuhan YLBHI-LBH Bali, Haerul Umam, posko pengaduan itu dibuka untuk memastikan buruh yang beragama Hindu atau yang menerima THR pada Hari Raya Nyepi, tetap mendapatkan haknya.

Sebab dari banyak pengalaman, perusahaan sering mengabaikan hak buruh jelang hari raya keagamaan.

"Posko Pengaduan THR Keagamaan tersebut dibuka mulai hari Senin, 12 Maret sampai dengan Kamis, 26 Maret 2018," jelas Haerul Umam, di Denpasar, Senin (12/3/2018).

Pelaksanaan THR Keagamaan, kata dia, telah diatur dalam Pasal 5 ayat (4) Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya.

Di sana diamanatkan, THR Keagamaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) wajib dibayarkan oleh pengusaha paling lambat 7 (tujuh) hari sebelum Hari Raya Keagamaan.

"Ketentuan ini berlaku untuk semua agama yang ada di Indonesia. Hari Raya Idul Fitri bagi buruh yang beragama Islam, Hari Raya Natal bagi buruh yang beragama Kristen Katholik dan Kristen Protestan, Hari Raya Nyepi bagi buruh yang beragama Hindu, Hari Raya Waisak bagi buruh yang beragama Budha, dan Hari Raya Imlek bagi buruh yang beragama Konghuchu," bebernya.

Haerul Umam pun meminta buruh yang mengalami permasalahan tentang THR, agar melaporkan ke Posko Pengaduan THR Keagamaan tersebut. YLBHI-LBH, dipastikan akan mendampingi buruh untuk mendapatkan haknya.

"Posko Pengaduan THR ini kami buka di Kantor YLBHI-LBH Bali di Jalan Plawa Nomor 57 Denpasar atau bisa juga melaporkan ke Dinas Tenaga Kerja terdekat," pungkas Haerul Umam.

Editor: San Edison


Berita Terkait

Nusantara

DPRD Bali Desak Revisi UU Penyiaran

Selasa, 19 September 2017
Nusantara

Nyepi, Bali "Puasa" Internet Sehari

Selasa, 13 Maret 2018

Komentar