BKH Ajak Unkris Wira Wacana Sumba Lawan Korupsi

Minggu, 22 Oktober 2017 | 00:52 WIB
Share Tweet Share

Dr. Benny K. Harman, SH, dalam seminar Nasional  "Memahami Bhineka Tunggal Ika Untuk Memandang Masyarakat Multikultural" di Universitas Kristen Wira Wacana Waingapu, 21 Oktober 2017.

[SUMBA] Korupsi sudah dilakukan secara masif di mana-mana dengan skala yang berbeda-beda. Orang tidak lagi takut melakukan korupsi. Orang tidak takut dengan penjara. Padahal korupsi adalah tindakan yang jelas-jelas melawan hukum dan seharusnya mendapatkan hukuman yang setimpal.

Demikian dikatakan anggota DPR RI, Dr. Benny K. Harman, SH dalam seminar Nasional bertajuk "Memahami Bhineka Tunggal Ika Untuk Memandang Masyarakat Multikultural" ketika ada peserta dari Universitas Kristen Wira Wacana Waingapu menanyakan sikap Partai Demokrat terhadap korupsi yang mewabah di Indonesia saat. 

Seminar yang dihadiri 200-an orang peserta ini menghadirkan narasumber lain seperti Ir. Fandi Utomo (Fraksi Demokrat -MPR), Pdt Norlina Rambu Jola Kalaunga S.pSi (Teol), Msi, (Rektor Unkris Wira Wacana), Stepanus Makambombu, S.kom,.MSI (dari LSM) dan Pdt Yulius Djara,SmTh (tokoh agama).

Pada kesempatan itu, Benny yang akrab disapa BKH itu mengajak civitas akademika Universitas Kristen Wira Wacana Sumba untuk turut melawan praktek korupsi di Provinsi Nusa Tenggara Timur ini, lebih khusus lagi di empat (4) kabupaten yang ada di Pulau Sumba

"Saya sangat mengharapkan agar kampus-kampus di tanah Sumba ini mengkawal dan mengontrol perilaku-perilaku korupsi yang terjadi di Provinsi NTT ini, lebih khusus lagi empat kabupaten di tanah Sumba ini", ujar BKH di depan peserta yabg hadir.

Korupsi itu, lanjut BKH, adalah kejahatan kemanusiaan. Daerah kita ini menjadi miskin dan terbelakang karena kesalahan kita sendiri. Kita membiarkan korupsi terjadi. Karena itu, saya mengajak seluruh civitas akademika Universitas Kristen Wira Wacana Sumba ini untuk melawan korupsi.***

Editor: Elnoy


Berita Terkait

Komentar