Benny Harman: Aneh, Ada Lubang di Lapas Kerobokan

Jumat, 07 Juli 2017 | 18:04 WIB
Share Tweet Share

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Benny K. Harman. [foto: antaranews.com]

[DENPASAR] Komisi III DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Polda Bali, Jumat (7/7/2017) siang.

Rombongan wakil rakyat tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi III Benny K. Harman. Mereka diterima di Gedung Kemala Hikmah Mapolda Bali.

“Kami tadi mendapatkan laporan dari Kalapas dan Kakanwil Hukum & HAM Bali, bahwa di Lapas Kerobokan itu ditemukan katekombe atau lubang di bawah tanah,” jelas Benny Harman, kepada wartawan usai pertemuan tersebut.

Politikus Partai Demokrat asal Manggarai, Nusa Tenggara Timur, itu mengaku aneh dengan adanya lubang di Lapas terbesar di Pulau Dewata itu.

“Lubang ini diduga kuat tempat pelarian napi,” ujarnya.

Selain itu, diduga kuat lubang itu juga menjadi pintu ke luar masuk napi untuk bertransaksi narkoba.

Lubang tersebut sebelumnya diduga kuat digunakan oleh empat napi warga asing, untuk melarikan diri beberapa waktu lalu.

“Bisa bayangkan, bagaimana katekombe itu bisa dibangun di dalam Lapas. Dan pegawai Lapas sama sekali tidak tahu. Masuk akal tidak itu?” tandas Benny Harman.

Ia menduga, lubang berukuran panjang sekitar 15 meter tersebut, sudah ada sejak lama. Sebab proses menggali lubang tersebut tentu membutuhkan waktu lama.

Guna mengecek kebenaran lubang tersebut, Komisi III DPR RI langsung mengeceknya ke Lapas Kerobokan.

Sebelumnya, Senin (19/6/2017), empat narapidana asing melarikan diri dari Lapas Kerobokan. Kuat dugaan, keempat napi itu kabur melalui lubang tersebut.

Dari empat napi tersebut, dua di antaranya yakni Dimitar Nikolov Iliev (Bulgaria) dan Sayed Mohammed Said (India) sudah ditangkap di Dili, Timor Leste. 

Sedangkan dua lainnya, yakni Shaun Edward Davidson alias Eddie Lonsdale alias Michael John Bayman Bin Eddi (33) dari Australia dan Tee Kok King Bin Tee Kim Sai (50) dari Malaysia, saat ini masih buron.

Editor: San Edison


Berita Terkait

Nusantara

Napi Lapas Kerobokan Unjuk Gigi di Panggung PKB

Jumat, 07 Juli 2017
Nusantara

BKH Ajak Unkris Wira Wacana Sumba Lawan Korupsi

Minggu, 22 Oktober 2017
Nusantara

Terima Remisi Natal, 4 Napi di Lapas Kerobokan Bebas

Senin, 25 Desember 2017

Komentar