Tanggul Jebol di Jembrana Sudah Diperbaiki

Senin, 05 Juni 2017 | 13:57 WIB
Share Tweet Share

Anggota DPRD Provinsi Bali Dr. I Gusti Ayu Diah Werdhi Srikandi, bersama rombongan saat meninjau tanggul sungai yang jebol di Samblong, Kelurahan Sangkaragung, Kecamatan Jembrana, Bali. [foto: istimewa]

[DENPASAR] Anggota DPRD Provinsi Bali Dr. I Gusti Ayu Diah Werdhi Srikandi, meninjau tanggul sungai yang jebol di Samblong, Kelurahan Sangkaragung, Kecamatan Jembrana, Bali, saat banjir bandang menghantam daerah itu beberapa waktu lalu.

"Begitu saya mendengar dari masyarakat tentang kondisi tanggul, saya langsung mengecek turun ke lokasi," tutur anggota Fraksi PDIP Provinsi Bali itu, kepada wartawan, di Denpasar, Senin (5/6/2017).

Dari hasil pantauannya, kondisi tanggul ini memang sangat membahayakan pemukiman warga. Bahkan ada dapur warga yang 0,5 m lagi akan jatuh ke sungai.

"Setelah meninjau ke lokasi, saya langsung koordinasi dengan Balai (Kepala Balai Sungai, red), dan tidak sampai 1 bulan pihak Balai Sungai lakukan survei, dan bahkan perbaikan sudah dikerjakan sepanjang kira-kira 525 meter," ungkap Gek Diah Srikandi, yang melakukan pengecekan kembali tanggul ini akhir pekan kemarin.

Kondisi tanggul ini memang sempat lebih parah ketika banjir bandang yang menimpa Kabupaten Jembrana beberapa waktu lalu.

"Tapi kami bersyukur, Jembrana memiliki wakil rakyat yang sangat peduli dengan masyarakat, bergerak cepat dan tidak kenal lelah," kata salah satu tokoh masyarakat yang ikut mendampingi srikandi PDIP asal Jembrana ini.

Masyarakat berharap, ke depan mudah-mudahan bisa diperjuangkan penambahan perbaikannya. "Kalau bisa dilanjutkan perbaikannya setelah ini," ungkapnya.

Selain tanggul jebol di Samblong, Gek Diah Srikandi juga meninjau pengerjaan perbaikan tanggul sungai yang jebol di Nusamara, Desa Yeh Embang Kangin, Kecamatan Mendoyo, Jembrana. Aspirasi masyarakat soal ini dikawal sejak tahun 2016 dan tahun 2017 ini bisa terealisasi perbaikan sepanjang 111,5 meter.

"Karena pengerjaan sudah akan selesai, saya turun untuk monitoring dan didampingi Pengawas Balai. Disarankan agar dibantu juga untuk penataan di sekitar pemasangan batu bronjong," kata Gek Diah Srikandi.

Kepada pihak desa, ia menyarankan agar penduduk tidak melakukan pengambilan material sungai yang dekat dengan lokasi perbaikan, sehingga tidak jebol lagi.

"Ini sudah bagus, jangan sampai rusak lagi," pinta Gek Diah Srikandi, yang juga anggota Komisi III DPRD Provinsi Bali.

Reporter: San Edison
Editor: San Edison


Berita Terkait

Nusantara

Pilkada Sikka, Yuston Mendaftar ke PDIP

Kamis, 25 Mei 2017
Nusantara

PDIP Sudah Lakukan Survei untuk Pilgub Kaltim

Sabtu, 27 Mei 2017

Komentar