Gerbangsadu Sukses Tekan Angka Kemiskinan di Bali

Minggu, 04 Juni 2017 | 09:08 WIB
Share Tweet Share

Gubernur Bali Made Mangku Pastika (kenakan topi), saat mengunjungi Desa Paksebali, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, Sabtu (3/6/2017). [foto: istimewa]

[DENPASAR] Akhir pekan kali ini dimanfaatkan Gubernur Bali Made Mangku Pastika, untuk mengunjungi Desa Paksebali, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung. Desa itu dikunjungi karena menjadi salah satu desa penerima program Gerakan Pembangunan Desa Terpadu (Gerbangsadu) Mandara.

Di sela-sela kunjungan ini, Pastika mengatakan, dirinya sengaja berkunjung untuk melihat pemanfaatan dana program tersebut. Apalagi, dana Gerbangsadu di desa ini sudah dikelola dengan sangat baik dan berhasil menurunkan KK miskin secara signifikan.

"Gerbangsadu berhasil bukan dilihat dari berapa besar modal itu berkembang, tapi kita lihat seberapa besar bantuan dana yang diberikan dapat menggerakkan ekonomi masyarakat dan menurunkan kemiskinan," ujar Pastika.

Ia pun menyampaikan apresiasinya atas kinerja dari kepala desa serta pengelola badan usaha milik desa (Bumdes). Sebab bantuan dana Gerbangsadu yang diterima sebesar Rp1,02 miliar ini dapat memberi manfaat yang optimal bagi penurunan jumlah KK miskin yang ada di desa tersebut.

Dana Gerbangsadu yang diterima Desa Paksebali pada 2015 telah berhasil menurunkan jumlah KK miskin di desa tersebut secara signifikan hingga 70 persen, dari 212 KK miskin menjadi 41 KK miskin.

Pastika pun meminta agar KK miskin yang tersisa sebanyak 41 KK, segera dicari penyebab kemiskinannya. Selanjutnya, diupayakan solusi yang tepat sehingga nantinya KK miskin di Desa Paksebali bisa mencapai 0 persen.

Mantan Kapolda Bali itu juga meminta agar aparat desa serta pemerintah kabupaten memberikan perhatian lebih kepada para lansia kurang mampu dan terlantar.

"Keberadaan mereka memerlukan bantuan serta perhatian dari pemerintah," kata Pastika.

Ke depan, pemerintah Provinsi Bali juga mencanangkan akan menambah penganggaran bagi kaum lansia terlantar di Bali.

"Kita beri perhatian khusus kepada para lansia terlebih lagi jika lansia tersebut telantar dan tidak mampu. Koordinasikan dengan baik antara pemerintah desa, kabupaten dan provinsi bantuan bagi para lansia tersebut, jangan sampai mereka hidupnya terlantar," pungkasnya.

Dalam kunjungan itu, Gubernur Bali didampingi Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali Dewa Gede Mahendra Putra, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan Provinsi Bali I Putu Astawa serta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Ketut Lihadnyana.

Reporter: Arzy Wulandari
Editor: San Edison


Berita Terkait

Nusantara

Kusam dan Robek, Merah Putih Dibiarkan Berkibar

Selasa, 23 Mei 2017
Nusantara

Bali Kekurangan 70 Ribu Blanko E-KTP

Selasa, 23 Mei 2017

Komentar