Sisir Penduduk Pendatang, Sasar Bahan Peledak

Kamis, 25 Mei 2017 | 20:45 WIB
Share Tweet Share

Suasana sidak penduduk pendatang di Tabanan, Bali, Kamis (25/5/2017). [foto: istimewa]

[TABANAN] Bom bunuh diri di Kampung Melayu, membuat aparat kepolisian meningkatkan pengamanan di seluruh wilayah di Indonesia. Di Tabanan, Bali misalnya, selain menerjunkan personel untuk pengamanan objek-objek vital, kepolisian juga melakukan sidak penduduk-penduduk pendatang.

Khusus untuk Kamis (25/5/2017), sidak menyasar penduduk pendatang di Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan, Tabanan. Sidak dilakukan oleh personel dari Polsek Tabanan, Koramil 1619-01/Tabanan serta pecalang Kota Tabanan.

Untuk sidak tersebut, personel dibagi dalam tiga titik, yakni di rumah kos-kosan di Jalan Rajawali, Banjar Dauh Pala Pengabetan, Banjar Dukuh dan di sekitar Pasar Kodok, Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan. Sidak tersebut dipimpin dua srikandi kepolisian, masing-masing Kasat Intel Polres Tabanan AKP Ni Luh Komang Sri Subakti dan Kapolsek Tabanan Kompol Rahmawaty Ismail.

"Jadi sidak kali ini menyasar penduduk pendatang, orang maupun barang yang mencurigakan dan juga bahan peledak," jelas AKP Sri Subakti.

Kompol Rahmawaty menambahkan, dalam sidak di tiga lokasi tersebut, pihaknya telah memeriksa 198 penduduk pendatang. "Untuk sidak ini nihil ditemukan orang maupun barang yang mencurigakan. Kita hanya menemukan 11 penduduk pendatang yang memiliki KTP namun belum lapor ke desa. Mereka langsung dibawa ke kantor Desa Dauh Peken," ujarnya.

Editor: San Edison


Berita Terkait

Komentar