Iman Seorang yang Dianggap Kafir Dipuji Yesus

Senin, 02 Desember 2019 | 09:04 WIB
Share Tweet Share

Iman seorang Perwira

Penulis: RD. Pey Hurint

Adven Bagi Para Bangsa
(Senin Adven 1: Yes 2:1-5 ; Mat 8:5-11)

[INDONESIAKORAN.COM] Nabi Yesaya meramalkan tentang sekelompok orang yang tertinggal di Sion dan yang tersisa di Yerusalem. Sebuah kelompok yang sudah tahan uji, dimurnikan dalam segala macam kesusahan. Di tengah bangsa itu, akan bangkit seorang tokoh baru yang akan memimpin Israel. Inilah harapan akan datangnya seorang Mesias baru, di mana Yerusalem sebagai pusat peribadatan, tempat berkumpul segala bangsa untuk menyembah Allah.

Pada masa baru ini, semua bangsa akan hidup damai, karena mata pedang ditempa jadi mata bajak dan tombak jadi pisau pemangkas. Zaman seperti inilah yang didambakan segala bangsa.

Zaman yang didambakan itu muncul dalam diri Tuhan Yesus sang Mesias, anak Allah. Kisah penyembuhan hamba seorang perwira di Kapernaum melukiskan tentang zaman ini. Nubuat Yesaya mulai terpenuhi. Iman perwira, seorang yang dianggap kafir justru dipuji Yesus: "Sesungguhnya iman sebesar ini tidak pernah Kujumpai pada seorangpun di antara orang-oramg Israel."

Sikap perwira menjadi gambaran tentang sebuah kelompok bangsa baru yang akan berhimpun dan percaya kepada Allah dan yang sedang menantikan kedatangan Mesias yang akan memimpin segala bangsa dalam suasana damai sejahtera.

Jika kita juga memiliki sikap rendah hati dan penuh iman seperti perwira Romawi itu, kita pun boleh menikmati hidup penuh damai dan sukacita bersama Kristus yang kita nantikan kedatangan-Nya pada zaman Parousia, masa penuh damai dan sukacita.


Doaku: Ya Tuhan Yesus, ciptakan aku jadi baru, memiliki kerendahan hati dan penuh iman dan harap menantikan kedatangan-Mu. Amen.

Selamat pagi. Salam dan doa berkatku.

Editor: Elnoy


Berita Terkait

Inspirasi Indonesia

Refleksi Hari Raya Tritunggal Maha Kudus

Minggu, 27 Mei 2018
Inspirasi Indonesia

HIDUP ITU TANDA!

Senin, 23 Juli 2018
Inspirasi Indonesia

Kisah Di Balik 200 Thn Lagu SILENT NIGHT, HOLY NIGHT, - MALAM KUDUS

Jumat, 21 Desember 2018

Komentar