Mengintip Desa Sajuta Batu, Lokasi Hotel Gantung Tertinggi di Dunia

Jumat, 08 November 2019 | 00:46 WIB
Share Tweet Share

Istimewa

[TEGAL, INDONESIAKORAN.COM] Desa Sajuta Batu, nama ini diberikan karena terdapat banyak batuan alam, dari yang kecil hingga gunung andesit setinggi 900 mdpl. Kata ‘sajuta’ berasal dari Bahasa Sunda yang berarti sejuta.

Di Desa Sajuta Batu banyak tersaji panorama hijau yang menakjubkan. Keindahan menjadi tambah dramatis dengan hadirnya bebatuan tinggi menjulang bagaikan pasak bumi yang mengokohkan keberadaan desa ini. Bebatuan itu bahkan menjulang tinggi membentuk gunung, hingga ke batas awan

Dahulu sebelum ramai jadi kawasan wisata seperti saat ini, desa Sajuta batu adalah spot lokasi untuk panjat tebing paforit anak Mapala seluruh Indonesia.

Sekarang, tidak hanya rock climbing yang dapat dilakukan di area itu. Ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan, seperti jelajah kampung dengan melalui perbukitan dan sawah, pendakian gunung, berkemah, olahraga offroad, flying fox, memancing, sampai mencoba wisata kuliner menu khas setempat.

Pengunjung juga dapat membidikkan kamera pada objek-objek menarik yang jarang dijumpai di perkotaan.

Wajar bila Desa Sajuta Batu kerap dijadikan destinasi liburan pelajar, anak muda serta fotografer panorama dan pre-wedding.

Lokasi Desa Sajuta Batu
Lokasi Obyek Wisata Desa Sajuta Batu terletak di Pasanggrahan, Tegal Waru, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Rute Menuju Desa Sajuta Batu
Untuk mencapai Desa Sajuta Batu bisa dilakukan dengan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum.

Untuk pengguna kendaraan pribadi dari Jakarta, bisa diawali dengan melalui Tol PURBALEUNYI dan keluar di pintu tol Jatiluhur. Setelah Keluar dari pintu Tol Jatiluhur, jalan terus sampai pertigaan lampu merah, kemudian belok kanan menuju arah Plered. Dari Plered dilanjutkan perjalanan menuju pertigaan ciakar Kecamatan Tegalwaru. Di pertigaan Ciakar belok kanan, lalu ikuti menuju lokasi.

Untuk yang memilih menggunakan angkutan umum, dari Jakarta bisa memakai Bus tujuan purwakarta, dan Turun di Ciganea. Dari Ciganea, naik angkutan umum angkot warna HIJAU jurusan Plered, dan turun di depan Stasiun KA Plered. Di depan stasiun KA Plered, naik ojek motor atau angkutan desa menuju lokasi.

Untuk dari Bandung dan kota – kota lainnya, perjalanan ditujukan ke menuju Plered dan selanjutknya ikuti petunjuk di atas.

Editor: Mus


Berita Terkait

Komentar