Bantu 159 Siswa di Sumba, Virtuathlon Gelar 1000K for Lombu

Sabtu, 05 Oktober 2019 | 22:18 WIB
Share Tweet Share

Vinora, Partnership Virtuathlon Bali (kanan), saat menjelaskan latar belakang sekaligus tujuan kegiatan 1000K for Lombu. [foto: indonesiakoran.com/san edison]

[DENPASAR, INDONESIAKORAN.COM] Virtuathlon bersama RIOT (Running Is Our Therapy) Indonesia dan WCC (Women Cycling Community) Nusantara, berinisiatif menggelar kegiatan bertajuk "1000K for Lombu".

Menurut Vinora, Partnership Virtuathlon Bali, kegiatan ini dilaksanakan untuk membantu anak-anak di Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya siswa SD Inpres Lombu, Dusun Tenda Sapa, Desa Lombu, Kecamatan Wewewa Tengah, Kabupaten Sumba Barat Daya.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak semua penggiat olahraga untuk bergerak sembari melakukan sebuah misi sosial yakni membantu anak-anak Lombu," kata Vinora, dalam media gathering 1000K for Lombu, di Colony Plaza Renon, Denpasar, Sabtu (5/10/2019) sore, yang dipandu Humas RIOT Indonesia Marina EP Bennier.

IMG_20191005_231511

Ia menjelaskan, semula pihaknya mendapatkan informasi dari salah seorang guru SD Inpres Lombu, terkait kondisi anak - anak di sekolah tersebut. Setiap hari, sekitar 159 anak SD Inpres Lombu berjalan dengan telanjang kaki sejauh 6 km, demi menggapai cita-cita mereka.

"Setelah mendapatkan informasi tersebut, akhirnya tercetus ide untuk membantu adik-adik kita di Lombu. Lalu akhirnya kami sepakat menggelar kegiatan bertajuk 1000K for Lombu, dengan menggabungkan komunitas lari dan sepeda," ujar Vinora.

"Dari kegiatan ini, kami targetkan mengumpulkan dana sebesar Rp 60 juta untuk biaya pembelian sepatu, alat tulis, dan kebutuhan lainnya bagi anak-anak di Lombu, Sumba," imbuhnya.

IMG_20191006_125559

Menariknya, kegiatan ini dilaksanakan serentak di 4 kota untuk Friendship Run bersama RIOT Indonesia yaitu Bandung, Bali, Lombok dan Kendari. Juga serentak di 5 kota untuk Friendship Bike bersama WCC Nusantara yaitu Jakarta, Bandung, Surabaya, Malang dan Bali.

Sesuai jadwal, kegiatan tersebut dilaksanakan tanggal 20 Oktober mendatang. Para peserta akan berlari dan bersepeda hingga terkumpul jarak 1000 km di setiap kota.

"Kegiatan ini kami dedikasikan untuk anak-anak Lombu dalam menggapai cita-citanya. Ini adalah kegiatan kedua kami. Semoga ke depan kami terus melaksanakan kegiatan untuk sosial dan kemanusiaan," tandas Vinora. 

IMG_20191005_231406

Sementara itu I Made Subaga, Kapten RIOT Indonesia, pada kesempatan yang sama menyampaikan hal serupa. Menurut dia, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mendukung anak-anak Lombu dalam menggapai cita-citanya.

"Anak-anak memiliki semangat belajar yang tinggi. Tetapi setiap hari mereka berjalan dengan telanjang kaki ke sekolah sejauh 6 km. Lalu, apa yang bisa kita bantu? Salah satunya melalui kegiatan ini. Kita jaga semangat anak-anak dengan membantu dana untuk pembelian sepatu dan alat tulis," jelas Kapten Baga, sembari mengakui bahwa pihaknya menargetkan 400 pelari menjadi peserta dalam kegiatan yang dilaksanakan serentak di empat kota ini.

IMG_20191005_231415

Adapun Lara, Leader WCC Bali, juga menyambut positif kegiatan ini. Ia memastikan bahwa akan banyak member WCC yang ambil bagian dalam kegiatan sosial ini.

Hadir pula dalam media gathering kali ini perwakilan dari beberapa komunitas lari, seperti SingRUN, JimbaRUN, Indorunner Bali, dan lainnya. Mereka siap mendukung penuh kegiatan ini.

IMG_20191005_231441

Diketahui, Virtuathlon didirikan pada tahun 2017 sebagai perusahaan startup penyedia platform aktivitas virtual multisport pertama yang berbasis di Indonesia. Perusahaan ini menyediakan sebuah platform virtual yang akan memfasilitasi orang untuk bergerak menuju kehidupan yang sehat melalui pengalaman baru berolahraga menggunakan teknologi, kapan dan di mana saja.

Virtuathlon juga hadir sebagai penyedia layanan manajemen lomba renang, sepeda, lari, multisport, serta aktivitas gaya hidup lainnya secara virtual maupun offline. Misi Virtuathlon adalah membuat semua orang bergerak melakukan kegiatan olahraga kapan saja, di mana saja.

Editor: San Edison


Berita Terkait

Komentar