Kemendes PDTT Siapkan Digitalisasi Desa Wisata di Sabu Raijua

Selasa, 10 September 2019 | 18:21 WIB
Share Tweet Share

Direktur Perencanaan pada Direktorat Jenderal Pembangunan Daerah Tertinggal Kemendes PDTT, Rafdinal, bersama Kabag Pers Biro Humas Setda Provinsi NTT Piet Seran Tahu, dalam pelayaran dari Sabu Raijua menuju Kupang, Selasa (10/9/2019). [foto: indonesiakoran.com/laurens leba tukan]

[SABU RAIJUA, INDONESIAKORAN.COM] Sabu Raijua akan menjadi lokasi penerapan digitalisasi pariwisata untuk setiap desa yang memiliki potensi besar di sektor pariwisata. Digitalisasi desa wisata ini akan memudahkan wisatawan mengakses segala informasi yang berkaitan dengan desa-desa wisata.

Demikian disampaikan Rafdinal, selaku Direktur Perencanaan pada Direktorat Jenderal Pembangunan Daerah Tertinggal (Dirjen PDT), Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), kepada indonesiakoran.com usai seremoni pembukaan Festival Jelajah Pesona Kellaba Madja di Pantai Napae, Kecamatan Sabu Barat, Sabu Raijua, Senin (9/9/2019).

Dikatakan, Dirjen PDT sangat konsen untuk melakukan pengembangan sebuah wilayah. Pengembangan tersebut tidak saja berjalan normatif, tetapi semua potensi terutama pariwisata betul-betul dikembangkan dengan pendekatan komperhensif.

"Salah satu cara yang digunakan adalah digitalisasi pariwasata setiap desa. Kita punya aplikasi yang merupakan kolaborasi Direktorat Jenderal Pembangunan Daerah Tertinggal dengan GOERS, salah satu platform digital pariwisata yang bergerak di bidang ticketing secara online dan sudah dilounching sekitar enam bulan lalu di Lombok. Ini akan kita terapkan di Sabu Raijua dan NTT," jelasnya.

Rafdinal menambahkan, sudah ada kesepakatan dengan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat agar dalam waktu dekat m dipertemukan dengan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi untuk segera mewujudkan rencana tersebut.

"Prinsipnya bahwa Kemendes PDTT selalu hadir di masyarakat, terutama NTT," tandas Rafdinal, yang mengaku salud dengan semangat kerja gubernur NTT saat ini.

Kemendes PDTT, menurut dia, selalu mengeluarkan pedoman penggunaan dana desa yang pada lima tahun ke depan ini akan meningkat signifikan menjadi Rp 400 triliun. Sebelumnya dana desa hanya mencapai Rp 257 triliun.

"Saya mengajak seluruh masyarakat Sabu Raijua untuk berterimakasih kepada Bapak Presiden Jokowi, yang punya perhatian sangat besar untuk desa-desa sehingga desa punya kedaulatan sendiri untuk membangun masyarakatnya," tegas Rafdinal.

Pada kesempatan tersebut, ia mengaku kagum dengan pariwisata yang dimiliki oleh Sabu Raijua.

"Saya sudah posting foto-foto di medsos dan saya hanya sebutkan Sabu Raijua luar biasa, dan dalam hitungan menit saja ada begitu banyak respons dan ingin datang berkunjung ke Sabu Raijua. Saya yakin dalam waktu dekat masyarakat Sabu Raijua akan kewalahan menerima tamu dan turis dari luar," ucapnya.

Reporter: Laurens LT

Editor: San Edison


Berita Terkait

Komentar