Redam Hoaks, Medsos Dinonaktifkan Sementara Waktu

Rabu, 22 Mei 2019 | 14:46 WIB
Share Tweet Share

Menko Polhukam RI, Wiranto. [foto: net]

[JAKARTA, INDONESIAKORAN.COM] Tingginya penyebaran informasi bohong atau hoaks melalui media sosial (Medsos), baik berupa foto maupun video, membuat masyarakat terprovokasi di tengah masih memanasnya situasi di Jakarta, selama dua hari terakhir.

Karena itu, pemerintah memutuskan untuk menonaktifkan sementara kontain khusus foto dan video untuk media sosial. Keputusan ini sebagaimana disampaikan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) RI Wiranto, dalam konferensi pers di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2019).

"Untuk sementara, untuk menghindari berita bohong kepada masyarakat luas, akses di media sosial tidak diaktifkan untuk mencegah itu tadi, hal negatif yang bisa berdampak ke masyarakat," kata Wiranto.

Wiranto menambahkan, pemerintah ingin agar masyarakat mendapatkan informasi yang akurat. Pasalnya, ada upaya adu domba di dalam masyarakat melalui berita bohong di Medsos.

"Jangan sampai kita diadudomba, sehingga persahabatan, persaudaraan kita di Bulan Puasa ini berpengaruh," tandas Wiranto.

Editor: San Edison


Berita Terkait

Komentar