Pemilu Usai, Presiden: Mari Bersatu Bangun Bangsa

Selasa, 21 Mei 2019 | 22:29 WIB
Share Tweet Share

Presiden Jokowi saat menyampaikan pidato menyikapi hasil rekapitulasi penghitungan suara nasional Pemilu 2019. [foto: biro pers sekretariat presiden/rusman]

[JAKARTA, INDONESIAKORAN.COM] Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah mengumumkan hasil resmi rekapitulasi penghitungan suara nasional Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2019. Jika tidak ada gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK), maka KPU dijadwalkan akan menetapkan pemenang Pemilu 2019 pada tanggal 25 Mei mendatang.

Karena Pemilu telah usai, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk kembali merajut semangat persatuan dan membangun bangsa.

"Marilah kita bersatu padu membangun bangsa dan Tanah Air tercinta demi kedamaian, demi kesejahteraan generasi kita mendatang, serta generasi anak-cucu kita di masa depan," kata Presiden Jokowi, dalam pidatonya di Kampung Deret, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, Selasa (21/5/2019).

Berdasarkan rekapitulasi penghitungan suara nasional, pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden RI Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin (Jokowi-Amin) meraih sebanyak 85.607.362 suara atau 55,5 persen. Jokowi-Amin unggul atas pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden RI Prabowo Subianto dan Sandiaga S Uno (Prabowo-Sandi).

Terhadap hasil rekapitulasi itu, Kepala Negara berharap agar tak ada lagi sekat penghalang persaudaraan di kalangan masyarakat. Presiden Jokowi beserta wakilnya di masa pemerintahannya yang kedua, Ma'ruf Amin, akan mengayomi seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali dan mengupayakan keadilan bagi segenap anak bangsa.

"Setelah dilantik di bulan Oktober nanti, kami adalah Presiden dan Wakil Presiden seluruh rakyat Indonesia. Kami adalah pemimpin dan pengayom dari 100 persen rakyat Indonesia. Kami akan berjuang keras demi terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, bagi 100 persen rakyat Indonesia," tegasnya.

Pelaksanaan Pemilu ini, menurut Presiden, membuktikan kedewasaan yang telah dimiliki bangsa Indonesia dalam menjalankan demokrasi. Hal itu amat disyukuri, sehingga perbedaan-perbedaan yang ada dapat dikelola dengan baik hingga terwujud Pemilu yang aman dan damai.

"Bukti nyatanya adalah kedewasaan kita berdemokrasi, kemampuan kita untuk menyelesaikan Pemilu yang jujur dan adil, serta Pemilu yang penuh dengan perdamaian dan kegembiraan," tandas Presiden Jokowi.

Presiden kemudian menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan rakyat Indonesia kepada dirinya, untuk meneruskan pembangunan bangsa. Kepala Negara mengatakan, akan berupaya semaksimal mungkin untuk menjaga kepercayaan rakyat dengan program-program yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

"Kepercayaan dan amanat rakyat kepada kami tersebut, akan kami wujudkan dalam program-program pembangunan yang adil dan merata untuk seluruh golongan dan lapisan masyarakat di seluruh pelosok Tanah Air Indonesia," tuturnya.

Presiden juga menyampaikan apresiasi tertinggi bagi KPU dan Bawaslu, yang berupaya keras mewujudkan Pemilu yang jujur, damai, dan adil di Indonesia, serta kepada seluruh pihak yang turut terlibat di dalamnya.

"Saya mengapresiasi setinggi-tingginya atas kinerja penyelenggara dan pengawas Pemilu, KPU dan Bawaslu, tokoh masyarakat, para peserta Pemilu, aparat keamanan, TNI dan Polri, serta semua pihak termasuk para saksi, yang telah siang dan malam bekerja dengan tulus demi Pemilu yang adil dan jujur," pungkas Presiden Jokowi.

Editor: San Edison


Berita Terkait

Nasional

Mengharukan Status Facebook Joko Widodo   

Senin, 05 Juni 2017
Nasional

Kali Ini Jokowi Milih Lebaran di Jakarta  

Selasa, 06 Juni 2017

Komentar