Mendagri: Kejaksaan RI Sukses Kawal Proses Demokrasi

Kamis, 29 November 2018 | 06:28 WIB
Share Tweet Share

Mendagri Tjahjo Kumolo (tengah), saat menghadiri Rapat Kerja Nasional Kejaksaan RI, di Hotel Grand Inna Beach Sanur Bali, selasa (28/11/2018). [foto: istimewa]

[DENPASAR, INDONESIAKORAN.COM] Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, menghadiri Rapat Kerja Nasional Kejaksaan RI, di Hotel Grand Inna Beach Sanur Bali, selasa (28/11/2018).

Pada acara dengan tema “Dimensi Yuridis, Politis, Sosial Pemilu 2019” ini, Tjahjo secara singkat mereview tahap perjalanan proses demokrasi di Indonesia. Dikatakan, Indonesia saat ini dalam proses menuju ke arah konsolidasi demokrasi dari demokrasi prosedural menuju demokrasi substansial.

“Sekarang dalam tahap konsolidasi demokrasi, kita mengikuti proses demokrasi pernah gagal satu kali di tahun 1946. Tapi mulai Pemilu 1955 sampai Pemilu 2014 berjalan dengan lancar dan tingkat partisipasi politik tinggi. Mulai dari tahun 1955 berlanjut di era Orde Baru juga masih tinggi, kemudian di awal reformasi masih tetap tinggi, tetapi berikutnya menurun,” ucapnya.

Tjahjo membeberkan, pada Pemilu 1999, tingkat partisipasi masyarakat sebesar 92,74 persen. Selanjutnya pada Pemilu 2004 sebesar 84 persen, Pemilu 2009 sebesar 71 persen dan terakhir Pemilu 2014 (Pileg 74,30 persen dan Pilpres 69,58 persen).

Tjahjo berpandangan, Pemilihan Umum merupakan salah satu pilar demokrasi sebagai wahana perwujudan kedaulatan rakyat guna menghasilkan pemerintahan dan lembaga perwakilan politik yang memiliki legitimasi yang kuat dari rakyat.

Ia juga mengungkapkan terkait dengan pelaksaaan Pemilu Serentak 2019, relevansinya dengan pelaksaan Pilkada Serentak yang telah dilaksanakan dalam 3 fase pelaksanaan Pilkada secara serentak.

Lebih lanjut Tjahjo mengungkapkan bahwa kebijakan terakhir pelaksanaan Pilkada dibagi dalam 3 fase tahun 2015 di 269 daerah, tahun 2017 di 101 daerah dan tahun 2018 di 171 daerah. Dan berikutnya di tahun 2019, akan digelar Pileg dan Pilpres serentak di tanggal 17 April 2019. Ke depannya di tahun 2024, ada Pileg, Pilpres dan Pilkada yang dilaksanakan secara serentak.

"Sukses pelaksanaan Pilkada dan Pemilu yang telah kita laksanakan karena adanya dukungan lembaga Kejaksaaan RI dari pusat sampai daerah yang telah bekerja secara profesional dan penuh integritas," ucapnya.

Editor: San Edison


Berita Terkait

Komentar