Ketua DPD KAI DKI Sarankan Publik Hindari Ucapan yang Langgar Hukum

Kamis, 13 September 2018 | 21:11 WIB
Share Tweet Share

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kongres Advokat Indonesia (KAI) DKI Jakarta, Ardy Mbalembout

[JAKARTA, INDONESIAKORAN.COM] Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kongres Advokat Indonesia (KAI) DKI Jakarta, Ardy Mbalembout, menyarankan para pendukung pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden dan publik luas agar menghindari ucapan atau pernyataan yang menyinggung Suka, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA) serta yang melanggar hukum.

Hal ini dikatakan Ardy agar dalam menyampaikan pendapat tidak terjerat hukum baik Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik (ITE) maupun Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) dan UU Pemilu Nomor u Tahun 2017.

"Iya saya menyarankan publik luas agar dalam menyampaikan pendapat atau ucapan harus menghindari ucapan atau pernyataan yang sifatnya menyinggung SARA karena diatur dalam UU ITE dan KUHP juga dalam UU Pemilu No 7 tahun 2017, karena bisa saja melanggar hukum," kata Ardy di Jakarta, Kamis (13/9/2018).

Diketahui, saat ini proses Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2019 untuk memilih Presiden dan wakil Presiden sekaligus memilih anggota DPD, DPR, DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota telah dimulai.

Proses demokrasi ini tidak saja wadah untuk memilih pemimpin tapi juga bagian dari proses pendidikan politik bagi masyarakat sehingga penting untuk menghindari ucapan yang melanggar hukum.

Editor: Jefry

Tag:

Berita Terkait

Komentar